Persebaya Surabaya Bawa Semangat Tinggi ke Markas Bali United: Pemain Baru Bakal Berkontribusi
Adrianus Adhi February 06, 2026 10:32 PM

SURYA.co.id, Surabaya - Persebaya Surabaya membawa semangat tinggi menghadapi Bali United dalam pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2). Francisco Rivera menegaskan keyakinan tim meski Bajol Ijo tampil pincang tanpa sejumlah pilar.

Rivera menyebut absennya Milos Raickovic dan Bruno Moreira bukan alasan untuk menurunkan ambisi. Ia menilai kondisi ini justru membuka kesempatan bagi pemain baru dan muda untuk menunjukkan kontribusi nyata.

Dengan rekor 12 laga tak terkalahkan, Persebaya datang ke Bali dengan kepercayaan diri penuh. Rivera menekankan kerja keras tim sepanjang pekan menjadi modal penting untuk meraih hasil positif.

Kesempatan Besar bagi Pemain Baru dan Muda untuk Tampil

Absennya dua pemain inti membuat Persebaya harus melakukan rotasi. Situasi ini membuka peluang bagi pemain baru seperti Adre Arido dan Riyan Ardiansyah untuk membuktikan diri.

Adre Arido, kiper muda yang baru bergabung, diproyeksikan sebagai pelapis Ernando Ari. Kehadirannya menambah kedalaman di sektor penjaga gawang.

Riyan Ardiansyah, winger berpengalaman dari Malut United dan PSIS Semarang, diharapkan memberi variasi serangan di sisi sayap.

Baca juga: Rivera Ingin Ulangi Catatan Manis Ketika Persebaya Menang Besar 5-2 Saat Hadapi Bali United

Selain itu, Ahmad Mujtaba Ilham Akbar, bek muda 19 tahun dari akademi Persebaya, juga berpeluang mendapat menit bermain. Ia digadang sebagai penerus Rachmat Irianto.

Rivera menilai kondisi ini sebagai kesempatan emas. “Kami punya pemain absen, tapi ini saatnya pemain baru dan muda menunjukkan kontribusi,” ujarnya.

Persebaya sebelumnya juga melakukan perombakan besar dengan melepas enam pemain, termasuk Dejan Tumbas dan Diego Mauricio.

Sebagai gantinya, empat pemain asing baru didatangkan: Bruno Paraiba, Jefferson Silva, Pedro Matos, dan Gustavo Fernandes.

Pedro Matos dan Jefferson Silva sudah mulai beradaptasi, sementara Bruno Paraiba masih dalam pemulihan cedera.

Gustavo Fernandes diharapkan segera memberi dampak di lini belakang.

Rivera menilai kehadiran pemain baru memberi energi segar. “Kami bekerja keras sepanjang minggu ini, semua pemain siap berkontribusi,” katanya.

Suporter menyambut positif langkah ini. Mereka berharap regenerasi berjalan mulus.

Atmosfer Gelora Bung Tomo sebelumnya menjadi panggung adaptasi bagi pemain baru. Kini, laga tandang di Bali menjadi ujian berikutnya.

Persebaya memang membutuhkan kedalaman skuad untuk menjaga konsistensi.

Baca juga: Persebaya Krisis Pemain Lawan Bali United, Bernardo Tavares Putar Otak

Kesempatan ini bisa menjadi titik balik bagi pemain muda untuk menegaskan eksistensi mereka.

Target Tiga Poin Meski Bermain di Kandang Bali United

Persebaya datang ke Bali dengan ambisi meraih kemenangan. Rekor 12 laga tak terkalahkan menjadi modal penting.

Rivera menegaskan tim sudah bekerja keras sepanjang pekan. “Kami siap untuk meraih tiga poin,” ujarnya.

Bali United sendiri sedang dalam situasi sulit setelah kalah 3-2 dari Persik Kediri.

Pelatih Johnny Jansen mengakui Persebaya sebagai tim yang kompak dan berbahaya dalam transisi.

Pertemuan putaran pertama di Surabaya berakhir dengan kemenangan 5-2 untuk Persebaya. Hasil itu menjadi motivasi tambahan.

Namun, Rivera menekankan pentingnya fokus. “Kami tahu Bali tim bagus, transisi cepat. Tapi kami sudah siap,” katanya.

Absennya Bruno Moreira dan Milos Raickovic memang menjadi tantangan.

Baca juga: Bali United Vs Persebaya Surabaya, Johnny Jansen Puji Kualitas Bajul Ijo Namun Percaya Diri

Bruno Paraiba juga diragukan tampil karena pemulihan cedera.

Meski demikian, Persebaya tetap optimistis. Rotasi pemain diharapkan bisa menutup celah.

Pertahanan kokoh dengan duet Risto Mitrevski dan Leo Lelis menjadi andalan.

Keduanya tampil solid dalam lima laga terakhir, hanya kebobolan dua gol.

Kokohnya lini belakang memberi rasa aman bagi lini tengah dan depan untuk bermain agresif.

Rivera menilai konsistensi menjadi kunci. “Kami harus menjaga mentalitas yang sama di setiap laga,” ujarnya.

Dengan semangat tinggi, Persebaya berharap bisa mengubah sejarah buruk di Bali.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.