Jakarta (ANTARA) - ​Pemerintah Kota Jakarta Barat menyiapkan 600 personel gabungan untuk melakukan kerja bakti membersihkan sampah pada Minggu (8/2) mendatang.

Petugas gabungan ini terdiri dari ​350 personel Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), TNI-Polri serta 250 personel dari unsur masyarakat hingga pelajar.

"Kerja bakti akan dipusatkan di Jalan Nangka, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, yang kemudian diikuti oleh seluruh wilayah di Jakarta Barat," ujar Sekretaris Pemerintah Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim di Jakarta, Jumat.

Kendati beberapa titik di Jakarta Barat tidak terdampak banjir secara langsung, kata Firman, seluruh jajaran wajib melaksanakan kerja bakti di wilayah masing-masing.

Kegiatan berskala besar ini akan ditinjau oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Wakil Gubernur Rano Karno.

Kegiatan kerja bakti dan bersih-bersih lingkungan bukan hal baru. "Tidak hanya akibat adanya banjir," kata dia.

Firman memastikan sampah hasil kerja bakti tidak akan menumpuk pascapembersihan. "Berbagai alat berat dan armada pengangkut untuk sampah dapat disiagakan, truk sampah dan alat berat disiapkan untuk pengangkutan cepat pascakegiatan," katanya.

Selain itu, mobil pemadam kebakaran diterjunkan khusus untuk melakukan penyemprotan dan pembersihan sisa lumpur atau debu di jalanan.

Persiapan kerja bakti dimulai pukul 06.00 WIB. Setelah itu langsung bekerja membersihkan lingkungan. "Semua personel bawa peralatan kerja masing-masing seperti sapu lidi, pengki, sarung tangan untuk memaksimalkan hasil gotong royong ini," katanya.

Firman menegaskan, kerja bakti ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Sentul terkait gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).

"Ini merupakan taklimat Presiden pada Rakornas lalu. Agar menjadi perhatian semua, kegiatan ini untuk dilaksanakan di semua wilayah Kecamatan yang ada di Jakarta Barat. Silahkan lakukan koordinasi kepada unsur tiga pilar di wilayahnya masing-masing," katanya.