Gubernur Zainal dan Wali Kota Tarakan Khairul Kompak Hadiri Pelantikan IKA PMII Kaltara
Cornel Dimas Satrio February 07, 2026 12:14 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Resepsi pelantikan dan silaturahim Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Utara (IKA PMII Kaltara), dilaksanakan di Royal Hotel Tarakan, Jumat (6/2/2026).

Sejumlah pejabat penting ikut hadir dalam kegiatan ini, termasuk Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang dan Wali Kota Tarakan, Khairul.

Khairul hadir lebih dulu di lokasi mengenakan pakaian berwarna hijau, disusul Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud.

Beberapa saat kemudian, Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang tiba, disambut salam hangat Khairul dan Ketua IKA PMII Kaltara yang tengah menanti kedatangan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IKA PMII periode 2025-2030, Fathan Subchi.

Turut hadir perwakilan DPRD Kaltara, unsur Forkopimda Kaltara dan Tarakan serta segenap anggota IKA PMII Kaltara.

06022026 pelantikan IKA PMII Kaltara 01
HADIRI PELANTIKAN - Wali Kota Tarakan, Khairul menghadiri pelantikan IKA PMII Kaltara di Royal Hotel Tarakan, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Kaltara Zainal Paliwang.

Baca juga: Guyon ala Herman Khaeron di Rakerda Demokrat Kaltara, Minta Wali Kota Tarakan Ambil Kesempatan

Wali Kota Tarakan menyampaikan selamat kepada pengurus IKA PMII Kaltara yang resmi dilantik malam ini. 

"Selamat kepada Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Utara. Kepada  Pak Herman dan jajaran tentu semoga sukses dalam memimpin IKA PMII Kalimantan Utara," ungkap Khairul seusai pelantikan.

Khairul berharap organisasi ini dapat berkontribusi untuk mengisi pembangunan di Provinsi Kalimantan Utara termasuk juga di Kota Tarakan.

"Itu harapan kami semua dari jajaran pemerintah .Sukses buat yang dilantik pada hari ini, selamat bekerja, semoga amanah," kata Khairul.

Pelantikan dimulai dengan prosesi pembacaan naskah SK kepengurusan IKA PMII Kaltara periode 2025-2030.

Ketua IKA PMII Kaltara, Herman mengungkapkan kegiatan ini bertujuan memperkuat organisasi dan konsolidasi, membangun komitmen sebagai wadah alumni yang berperan aktif dalam  penguatan nilai keislamaan dan Sumber Daya Manusia di Kaltara.

"Terima kasih kepada seluruh pihak terlibat. Baik dukungan materiil dan support sahabat. Ribuan terima kasih. Kegiatan ini seharusnya  dilaksnakan Januari namun banyak agenda di bulan Januari," ujar Herman yang juga anggota DPRD Kaltara ini.

Ia mengaku siap melanjutkan estafet kepemimpinan IKA PMII Kaltara dan memberikan berkontribusi bagi daerah hingga nasional.

"Bagi saya ber PMII adalah hikmat untuk bertransformasi dari aktivis jalanan  memasuki ruang publik Kaltara," ujarnya.

Menurutnya, persoalan dualisme yang dihadapi IKA PMII, tak boleh menghalangi semangat bersatu padu dalam memberikan kontribusi nyata di pemerintah.

06022026 pelantikan IKA PMII Kaltara 02
IKA PMII KALTARA - Ketum PB IKA PMII Fathan Subchi melantik pengurus IKA PMII Kaltara periode 2025-2030, dengan Herman selaku ketua. Pelantikan ini disaksikan sejumlah pejabat penting termasuk Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang dan Wali Kota Tarakan, Khairul, di Royal Hotel Tarakan, Jumat (6/2/2026).

Baca juga: Tahun Ini Pemkot Tarakan Tambah Lahan Cetak Sawah Seluas 150 Hektare, Begini Alasan Wali Kota

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Sementara itu, Fathan Subchi berharap kepengurusan yang baru dilantik ini, dapat menjadi tim yang solid dan bekerja maksimal sepanjang periode kepemimpinan mereka.

Sebagai organisasi, kata dia, pelantikan maupun berbagai musyawarah di tingkat provinsi hingga cabang, merupakan rutinitas yang penting untuk menata diri sekaligus memperkuat konsolidasi.

Ia menilai kehadiran Gubernur, Wali Kota, dan Bupati sebagai momentum yang bagus bagi PMII Kaltara untuk mempererat sinergi dan kolaborasi.

"Dengan hadirnya Pak Gubernur, Pak Wali, dan Pak Bupati, wadah ini menjadi sarana untuk saling bersinergi dan berkolaborasi," ungkap Fathan Subchi yang juga Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Ia menambahkan, pengalaman dan ilmu yang dimiliki para alumni, termasuk dirinya, harus diimplementasikan dalam pemerintahan.

"Negara yang adil adalah negara yang mampu menyejahterakan rakyatnya. Di bawah kepemimpinan Pak Herman, harus ada kolaborasi yang solid. Semangat kolaborasi dengan pemuda harus terus dijalin," tukasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.