TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gazoo Racing (GR), sub-brand motorsport Toyota di bawah PT Toyota Astra Motor (TAM), resmi meluncurkan penyegaran New GR Corolla pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (6/2/2026).
Model ini menjadi pusat perhatian lini GR Pure yang menegaskan DNA motorsport Toyota dalam format hatchback performa tinggi.
Peluncuran New GR Corolla sekaligus menandai babak baru GR di Indonesia yang berfokus memperluas jangkauan ke audiens yang lebih luas.
Baca juga: Jetour T2 Dibanderol Rp 568 Juta di IIMS 2026: Apa Saja Body Kit untuk Modifikasinya?
Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Hiroyuki Oide mengatakan, kehadiran New GR Corolla mencerminkan visi Toyota dalam menghadirkan mobil performa tinggi yang lahir dari lintasan balap namun tetap relevan digunakan di jalan raya.
"Tahun ini adalah momen emas bagi GR untuk mengeksplorasi lebih lanjut visi making of ever-better motorsports-bred cars yang tercermin pada lini produk terbaru kami di IIMS tahun ini," tutur Oide saat peluncuran di IIMS 2026, Jumat (6/2/2026).
Secara teknis, New GR Corolla mendapatkan peningkatan signifikan pada sektor performa. Mesin turbo 1.600 cc G16E-GTS kini menghasilkan tenaga 300 PS pada 6.500 rpm, dengan torsi meningkat 30 Nm menjadi 400 Nm pada rentang 3.250–4.600 rpm.
Dengan output tersebut menempatkan GR Corolla sebagai salah satu hatchback berperforma tertinggi di kelasnya. Model ini juga dipastikan nyaman untuk digunakan harian.
Untuk menjaga keseimbangan antara performa dan kenyamanan, Toyota menyematkan transmisi otomatis 8-percepatan.
Sistem ini dirancang untuk meningkatkan konsentrasi pengemudi, memberikan penyaluran tenaga yang lebih optimal, sekaligus mendukung mobilitas harian.
Transmisi otomatis tersebut juga dilengkapi sirip pendingin serta Torsen LSD (Limited Slip Differential) guna menjaga performa dan ketangguhan, terutama saat digunakan di lintasan balap dengan kondisi ekstrem.
Penyegaran juga dilakukan pada sektor handling. Toyota menambahkan per keong pada peredam kejut depan dan belakang untuk meningkatkan stabilitas saat deselerasi sebelum menikung.
Selain itu, titik pemasangan trailing arm dinaikkan demi kestabilan saat manuver cepat. Langkah suspensi diperpanjang untuk memaksimalkan artikulasi, dipadukan dengan pengaturan spring rate yang dioptimalkan serta penggunaan pegas dual pitch.