Proyeksi 144 Paket Padat Karya 2026, Serap 5.025 Tenaga Kerja di Sleman
Iwan Al Khasni February 07, 2026 08:00 AM

 

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memproyeksikan 144 paket program Padat Karya di tahun 2026 dengan total anggaran Rp19,1 miliar.

Program ini bertujuan menggerakkan perekonomian lokal sekaligus menyerap 5.025 tenaga kerja, terutama pengangguran, setengah penganggur, dan warga miskin.

“Mereka adalah tenaga kerja yang berasal dari masyarakat Kabupaten Sleman,” kata Sekretaris Disnaker Sleman, Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningsih, Jumat (6/2/2026).

Sumber Anggaran

Rincian paket padat karya tahun 2026:

  • APBD murni: 2 paket, masing-masing Rp160 juta.
  • Pokok pikiran DPRD Sleman: 32 paket (6 paket senilai Rp198,5 juta dan 26 paket senilai Rp98,5 juta).
  • Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemda DIY: 110 paket (42 paket senilai Rp198,5 juta dan 68 paket senilai Rp98,5 juta).

Bentuk Pekerjaan

Ada enam jenis pekerjaan infrastruktur yang dikerjakan melalui padat karya:

corblok jalan,

talud,

saluran irigasi,

saluran drainase,

sumur resapan,

gorong-gorong.

Selain membangun prasarana fisik, program ini memberikan penghasilan sementara bagi warga. 

Upah ditetapkan Rp95 ribu/hari untuk ketua, Rp90 ribu/hari untuk tukang, dan Rp85 ribu/hari untuk pekerja. Semua peserta juga didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

Mekanisme Pelaksanaan

Pelaksanaan dimulai dari identifikasi lokasi, penerimaan proposal sejak termin pertama 2025, lalu survei ulang untuk penyusunan RAB setelah anggaran tersedia.

“Jadi kredibilitas, akuntabilitas kita kedepankan. Sehingga bansos bisa dibagi dengan baik tapi infrastruktur yang dihasilkan juga baik. Faktanya infrastruktur padat karya biasanya lebih dari yang diharapkan, karena rasa memiliki masyarakat lebih tinggi,” jelas Siti. (rif)

• Data BPBD Kerusakan Dampak Gempa Pacitan di Bantul dan Kota Yogyakarta

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.