Update 4 Bocil Tenggelam di Sungai Kecil Ponorogo, Tangis Histeris Iringi Kedatangan Korban di Rumah Duka Masing-Masing
Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Tangis histeris keluarga pecah saat jenazah empat bocah cilik (bocil) korban tenggelam di sebuah sungai kecil di Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jatim saat tiba di rumah duka masing-masing.
Pantauan Tribunjatim Network, di salah satu rumah duka, orang tua korban menangis karena anak satu-satunya meninggal dunia dengan cara tragis.
Tangisannya semakin pecah saat ambulans yang membawa jenazah anaknya sampai di rumah. Beberapa keluarga dekat nampak menenangkan.
Baca juga: Jatim Terpopuler: 4 Bocil di Ponorogo Tenggelam di Sungai - Gempa Pacitan Guncang Sejumlah Wilayah
“Setelah selesai dilakukan identifikasi, keempat korban kemudian dibawa ke rumah duka masing-masing untuk disemayamkan,” ungkap Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Sabtu (7/2/2026).
AKBP Andin mengatakan bahwa keluarga korban masih shock atau kaget. Hal itu bukan tanpa sebab. Lantaran mereka masing-masing adalah anak tunggal. Sehingga, pihak keluarga belum ada yang bisa ditanyain apapun.
Baca juga: Fakta Pilu 4 Bocil Tenggelam di Ponorogo: Kedalaman Air 140 Cm Lampaui Tinggi Badan Korban
“Kami mendampingi polres dan polsek. Kami bantu proses pemakaman. Intinya kita meringankan lah. Ini murni kecelakaan,” tegas AKBP Andin.
Dia menguak bahwa lokasi tenggelamnya 4 bocil itu sebuah sungai kecil. Namun di tengah-tengah ada sebuah cekungan tempat bertemunya air.
“Kedalamamnya air itu setelah kami olah tkp 140 centimeter. Padahal tinggi anak-anak yang menjadi korban itu tadi yang paling tinggi 116 centimeter,” urainya.
Pun keterangan didapat keempat bocil itu baru pertama bermain di lokasi. Mereka, jelas dia, baru sampai rumah dari sekolah kemudian bermain.
“Keempat Orang tua juga tidak menyangka anak-anak mereka main di lokasi. Biasanya di bawah, yang air dangkal tadi lo,” papar AKBP Andin.
Diduga, karena baru pertama, keempat anak tersebut tidak tahu kedalaman air. “Yang menemukan korban itu salah satu orang tua. Keempat-empatnya meninggal dunia di lokasi,” pungkasnya
4 bocil tersebut telah dibawa ke Puskesmas Jambon sesaat setelah kejadian tenggelam. Namun, nyawa keempat bocil tersebut tak tertolong.
Pantauan Tribunjatim Network di Puskesmas Jambon, orang tua menangis histeris ketika mengetahui bahwa keempat anak mereka tewas tenggelam di sungai.
Keempat bocil itu adalah JN (7), AP (4), SK (4) dan Alwi (4) . Adalah 3 perempuan dan 1 laki-laki. Yang membawa 4 bocil ke Puskesmas Jambon adalah orang tuanya.