Pemuda asal Vietnam, Tran Tung Anh, sempat mengalami penolakan lamaran kerja hingga ratusan kali. Namun, ia tak menyerah sampai akhirnya diterima bekerja di perusahaan Apple dan lolos S2 ke Universitas Harvard.
Anh merupakan lulusan Sekolah Khusus Bahasa Asing Vietnam dari Universitas Nasional Vietnam di Kota Hanoi (VNU). Pada 2017, ia mendapatkan beasiswa penuh ke Texas Christian University (TCU) di Amerika Serikat.
Selama kuliah, Anh mengirim hampir 100 lamaran setiap bulan. Usahanya akhirnya membuahkan hasil ketika ia diterima magang di sebuah perusahaan kosmetik AS pada 2019, lalu bergabung dengan Ernst & Young (EY).
"Perjalanan saya panjang, ditandai ratusan penolakan dan momen keraguan diri," ungkapnya, dikutip Vn Express.
Hadapi Tantangan saat Pandemi, Nekat Daftar ke Perusahaan Top
Semasa pandemi COVID-19, orang tuanya menyarankan ia pulang ke Vietnam. Namun Anh memilih bertahan dan bekerja di EY, AS.
Keputusan ini membawa pengalamannya lebih jauh. Sebab, klien EY merupakan perusahaan besar seperti Google dan YouTube sehingga ia memperoleh pengalaman langsung mengenai hukum teknologi dan kebijakan privasi.
Dengan pengalaman itu, ia mulai tertarik mendalami bagaimana produk teknologi dibangun. Terutama berkaitan dengan fondasi kebijakan dan kerangka hukumnya.
Setelah dua tahun mendalami, Anh memberanikan diri melamar ke perusahaan besar hingga akhirnya diterima Apple pada Februari 2022. Ia bekerja sebagai spesialis kebijakan privasi.
Diterima S2 di Harvard
Usai bekerja di Apple, ia menyadari harus terus meningkatkan kemampuannya, terutama melalui pendidikan lanjut. Berbekal pengalamannya di Apple dan surat rekomendasi yang kuat, ia berhasil diterima di Universitas Harvard bidang ilmu komputasi dan teknik.
Ia masuk mulai Januari 2026 dengan kuliah yang diperkirakan akan berlangsung dalam 2 tahun. Ke depan, ia ingin fokus pada kecerdasan buatan yang berkaitan dengan proyek-proyek Apple yang ia kerjakan.
Berawal dari penolakan banyak lamaran kerja hingga tembus Apple dan Harvard, ia mengatakan pentingnya usaha terbaik dalam setiap kesempatan.
"Selama Anda mengerahkan upaya terbaik Anda, sesuatu yang baik pada akhirnya akan datang kepada Anda," tuturnya.







