WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Rumah dinas Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta, dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan tampak sepi pada Sabtu (7/2/2026).
TribunnewsDepok.com melaporkan, rumah dinas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok berada di Jalan Taman Anyelir 2, Kalimulya, Cilodong.
Lokasi rumah dinas tersebut persis bersebelahan dengan SMK Multicomp.
Baca juga: OTT KPK: Ketua, Wakil hingga Juru Sita PN Depok Diduga Terima Suap terkait Sidang Sengketa Lahan
Dari arah Jalan Kalimulya, rumah dinas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok berada di sebelah kiri jalan, tak jauh dari gerbang Taman Anyelir 2.
Tampak dari depan, rumah tersebut dikelilingi pagar tembok setinggi kurang lebih dua meter dengan dominasi warna cream dan garis kuning.
Pada akses masuk, berdiri pintu pagar dorong berwarna hitam, bermaterial besi kokoh dengan tinggi yang sama.
Baca juga: Ketua PT Bandung Bongkar Identitas 3 Pejabat PN Depok yang Terjaring OTT KPK: Ketua hingga Juru Sita
Gerbang tersebut terkunci rapat menggunakan gembok berukuran besar hingga tak dapat dimasuki.
Wartawan TribunnewsDepok.com sempat memanggil penjaga kompleks, namun tak ada jawaban.
Dari lubang pagar, terlihat ada dua bangunan rumah dengan model dan tipe yang sama persis.
Baca juga: OTT KPK Guncang PN Depok, Wakil Ketua Pengadilan Diduga Terima Suap Sengketa Lahan
Rumah dinas PN Depok tersebut memiliki halaman luas dengan kanopi yang menjorok ke depan.
Meski menduduki lahan cukup luas, kedua rumah dinas itu hanya memiliki satu lantai.
Warga setempat, Rudi (bukan nama asli), membenarkan, kedua rumah tersebut ditempati Ketua dan Wakil Ketua PN Depok.
Baca juga: Tidak Ada Sidang, PN Depok Tampak Sepi setelah OTT KPK yang Menjerat Hakim Bambang Setyawan
Rumah dinas tersebut tidak ditempati oleh keluarga dua pejabat itu, melainkan hanya bersama ajudan saja.
"Pak Wayan tinggal di sini, cuma wakilnya jarang (terlihat)," kata Rudi.
Rudi mengingat, Ketua PN Depok terakhir kali terlihat di rumah dinasnya pada Kamis (5/2/2026) siang.
Baca juga: Sehari Usai OTT KPK, Ketua PT Bandung Datangi PN Depok yang Mendadak Sepi
"Setelah itu tutup terus," katanya.
Rudi sempat melihat keramaian di rumah dinas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok pada Kamis malam, meski tidak mengetahui peristiwanya.
OTT KPK
Sebelumnya, KPK menangkap Ketua, Wakil Ketua PN Depok, serta juru sita dalam OTT yang digelar pada Kamis malam.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan, penangkapan mereka berkaitan dengan dugaan suap sengketa lahan yang sedang ditangani.
Sengketa lahan tersebut melibatkan PT KRB, badan usaha di ekosistem Kementerian Keuangan.
Baca juga: OTT di Depok, KPK Amankan Hakim dan Sita Uang Ratusan Juta
"Diamankan tujuh orang, tiga orang dari PN Depok, salah satunya Ketua Pengadilan Negeri," kata Budi Prasetyo, Jumat (6/2/2026).
"Empat orang lainnya dari PT KRB, salah satunya direkturnya," lanjutnya.
Pada OTT tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah. (m38)