Gunung Pesawaran Jadi Pilihan Wisata Alam Ramah Pendaki Pemula
taryono February 07, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Gunung Pesawaran yang berada di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, menjadi salah satu destinasi wisata alam yang cocok untuk pendaki pemula. 

Gunung Pesawaran diakses melalui Desa Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran. 

Dari Kota Bandar Lampung, perjalanan menuju desa ini ditempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam melalui jalur darat dengan kondisi jalan yang sebagian besar sudah beraspal. 

Setelah tiba di Desa Sinar Harapan, pendaki melanjutkan perjalanan menuju titik awal pendakian sebelum memasuki jalur hutan menuju puncak Gunung Pesawaran

Gunung ini dikenal memiliki jalur pendakian yang relatif tidak terlalu terjal, akses yang mudah, serta waktu tempuh yang masih tergolong ramah bagi pendaki yang baru mulai menjajal aktivitas pendakian.

Secara geografis, Gunung Pesawaran berada tidak jauh dari permukiman warga, sehingga mudah dijangkau. 

Sehingga membuat gunung ini menjadi pilihan bagi pendaki yang ingin melakukan pendakian singkat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah.

Selain faktor lokasi, karakter jalur pendakian yang landai di beberapa titik menjadi daya tarik tersendiri. 

Pendaki asal Pesawaran Zikri Bastian mengatakan, Gunung Pesawaran merupakan gunung yang cocok bagi pendaki pemula karena tidak menuntut teknik pendakian yang rumit.

“Gunung Pesawaran ini jalurnya enggak terlalu terjal, jadi cocok buat pemula,” kata Zikri kepada Tribun Lampung, Sabtu (7/2/2026).

Menurut Zikri, waktu tempuh pendakian dari titik Simaksi menuju puncak Gunung Pesawaran berkisar antara lima hingga enam jam. 

Waktu tersebut bisa berbeda-beda tergantung kondisi fisik pendaki dan metode akses awal yang digunakan.

“Kalau dari sini jalan kaki penuh, biasanya lima sampai enam jam,” ujarnya.

Namun, kata Zikri, pendaki juga memiliki alternatif untuk memangkas waktu tempuh dengan menggunakan ojek motor hingga mendekati Pos 1. 

Akses ini cukup membantu, terutama bagi pendaki yang ingin menghemat tenaga di awal perjalanan.

“Kalau pakai ojek motor sampai dekat Pos 1, waktu tempuh bisa lebih singkat,” katanya.

Zikri mengungkapkan, salah satu alasan utama dirinya memilih Gunung Pesawaran adalah faktor kedekatan lokasi dari tempat tinggalnya. 

Hal ini membuat persiapan pendakian menjadi lebih fleksibel.

“Motivasi saya memilih Gunung Pesawaran karena aksesnya mudah dan dekat dari rumah,” ujarnya.

Ia menilai, gunung yang berada dekat dengan permukiman warga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata alam berbasis masyarakat, asalkan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Meski tergolong ramah bagi pemula, Zikri menegaskan bahwa pendaki tetap harus mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan pendakian.

Beberapa perlengkapan dasar yang wajib dibawa antara lain headlamp, jas hujan, perlengkapan P3K, obat-obatan pribadi, makanan, serta persediaan air minum yang cukup selama berada di gunung.

“Barang yang dibawa sebenarnya seperlunya saja, tapi jangan sampai yang penting tertinggal,” katanya

Menurut Zikri, headlamp dan jas hujan menjadi perlengkapan yang paling krusial dan tidak boleh diabaikan oleh pendaki.

“Yang paling penting itu headlamp dan jas hujan. Di gunung kita enggak bisa nebak cuaca, bisa saja tiba-tiba hujan atau badai,” ujarnya.

Selain itu, pendaki juga disarankan untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat dan tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh tidak memungkinkan.

Dari sisi pengalaman, Zikri mengaku pendakian Gunung Pesawaran memberikan kesan yang menyenangkan. 

Ia menilai suasana pendakian terasa lebih ringan dan akrab ketika dilakukan bersama teman-teman.

“Kesannya senang karena naiknya bareng teman-teman,” ucapnya.

Ia juga menyebut kawasan Gunung Pesawaran masih memiliki keanekaragaman fauna yang dapat dijumpai selama pendakian.

“Kalau fauna, saya sempat melihat satwa seperti monyet di sana,” katanya.

Dengan jalur pendakian yang tidak ekstrem, akses yang relatif mudah, serta panorama alam yang masih terjaga, menurutnya, Gunung Pesawaran layak menjadi opsi alternatif wisata alam dan pendakian di Lampung.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.