TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api kembali menjadi saksi kuatnya Persib Bandung saat menjamu lawan di kompetisi domestik.
Pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/26, tim tuan rumah sukses mempertahankan catatan sempurna di kandang setelah menundukkan Malut United FC.
Pertandingan yang berlangsung pada Jumat (6/2) itu berakhir dengan skor meyakinkan 2-0 untuk Maung Bandung.
Malut United yang diperkuat sejumlah mantan pemain Persib datang dengan pendekatan berbeda.
Namun, perubahan tersebut belum mampu membendung dominasi tuan rumah. Dua gol kemenangan Persib lahir dari momen krusial, diawali eksekusi penalti Thom Haye pada menit ke-38, lalu ditutup oleh penyelesaian akhir Saddil Ramdani pada menit ke-87.
Dilansir laman liga, hasil tersebut mempertegas rekor impresif Persib di GBLA musim ini. Dari sepuluh pertandingan kandang yang telah dijalani, seluruhnya berakhir dengan kemenangan. Produktivitas gol juga terjaga dengan total 16 gol tercipta, sementara lini belakang hanya sekali kebobolan.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, sejak awal telah memperkirakan laga tidak akan berjalan mudah. Ia menilai Malut United menghadirkan pendekatan yang berbeda dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya, sesuatu yang sempat menyulitkan timnya.
Meski demikian, Hodak tetap mengapresiasi performa anak asuhnya sepanjang pertandingan.
“Pertandingan yang sulit, dari cara kami bermain cukup membuat saya senang, memang tak mudah, karena mereka mengubah cara bermain daripada sebelumnya. Mereka memainkan lima pemain belakang di babak pertama, itu cukup jadi masalah bagi kami,” kata Hodak seusai laga.
Situasi pertandingan mulai berubah setelah Persib unggul lebih dulu. Kondisi tersebut memaksa Malut United tampil lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.
Ciro Alves dan David da Silva dituntut untuk aktif mencari peluang, sementara celah di lini pertahanan Laskar Kie Raha semakin terlihat.
Ruang yang terbuka itu berulang kali dimanfaatkan Persib untuk menekan. Masuknya Saddil Ramdani sebagai pemain pengganti memberi dampak signifikan. Serangan-serangan cepat terus dilancarkan hingga akhirnya gol kedua tercipta dan memastikan keunggulan tetap aman hingga peluit akhir.
“Babak kedua, ada ruang dari pertahanan mereka, kami seharusnya bisa mencetak gol tambahan. Tapi yang terpenting adalah bisa meraih tiga poin lagi. Kami bisa bermain dengan baik sekarang, dan kami bisa fokus untuk menghadapi pertandingan Asia,” tutur Hodak.
Kemenangan atas Malut United menjadi modal penting bagi Persib sebelum menghadapi agenda berikutnya.
Setelah laga ini, fokus tim akan dialihkan sepenuhnya pada persiapan menghadapi Ratchaburi FC dari Thailand.
Pertandingan tersebut merupakan bagian dari babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26, yang sekaligus menjadi peluang bagi wakil Indonesia untuk melangkah lebih jauh di kancah sepak bola Asia.