TRIBUNMANADO.CO.ID - Bukan Karna Terpaksa adalah lagu berbahasa Manado yang dipopulerkan oleh Loela Drakel.
Ia penyanyi dan penulis lagu legendaris asal Indonesia Timur, Loela Drakel.
Lagu ini bertutur tentang seorang pria yang benar-benar mencintai pasangannya.
Dia berusaha meyakinkan perempuan yang dia cinta bahwa tidak semua laki-laki itu sama.
Jika si perempuan pernah dilukai oleh mantan sebelumnya, maka bukan berarti dia akan menerima cinta yang sama dari pasangan yang baru.
"Oh sayang, kita nya rupa dia. Abis ngana pe manis, abis ngana pe pasung, kong dia kase tinggal: O sayang, daku tidak seperti dia. Habis manismu, habis kecantikanmu, lantas dia tinggalkan."
JANGAN DOE NGANA BILANG
(Jangan dikau bilang)
LAKI...LAKI SAMUA
(Semua laki-laki)
NYANDA DA BEDA
(Tiada berbeda)
BIAR TORANG PE DARA
(Meski dara kita)
SAMUA...SAMA...SAMA MERAH
(Semua sama, merah)
KALU DULU NGANA PERNA
(Kalau dulu dikau pernah)
SAKI HATI DENG LAENG...
(Sakit hati dengan yang lain)
SAPA PE SALAH
(Salah siapa)
JANGAN NGANA SE SAMA
(Jangan dikau samakan)
KITA PE CINTA DENG DIA PE CINTA
(Cintaku dengan cintanya)
O...SAYANG KITA...NDA RUPA DIA
(O sayang, daku tidak serupa dengan dia)
ABIS NGANA PE MANIS
(Habis manismu)
ABIS NGANA PE PASUNG
(Habis kecantikanmu)
KONG KITA KASE TINGGAL
(Lantas ditinggalkannya)
O...SAYANG KITA NDA RUPA DIA
(O sayang, dakut tidak serupa dia)
KITA CINTA PANGANA
(Daku mencintaimu)
KITA SAYANG PANGANA
(Daku menyayangimu)
BUKANG KARNA TERPAKSA
(Bukan karena terpaksa)
Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>