Beri Bimbingan Manasik Haji di Sebatik, Kepala Kanwil Kemenhajum Kalara Saleh: Harus Sering Diulang
Junisah February 07, 2026 03:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Bimbingan manasik haji di Pulau Sebatik resmi dibuka  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhajum) Kaltara di Hotel Aniar, Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (7/2/2026) pagi.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenhajum Kaltara Saleh menyoroti fenomena unik yang sering terjadi, jemaah pulang dari haji membawa pakaian kebesaran yang seringkali menjadi pusat perhatian.

“Tradisi boleh ada, tapi jangan sampai melampaui aturan agama. Bekal jemaah di Arab Saudi harus lengkap, termasuk istirahat yang cukup. Ibarat dalam pertempuran manasik haji, dari tawaf sampai haji, semuanya ada ilmunya,” tegas Saleh.

Saleh mengingatkan pentingnya belajar manasik haji sejak dini, meski usia sudah mencapai 50 tahun.  “Belajar di usia 50 itu laksana mengukir di atas air. Sekali coret, hilang. Jadi ilmu manasik haji harus sering diulang, baik secara kelompok maupun mandiri,” tambahnya.

Baca juga: Tahun Ini, 223 Jemaah Nunukan Kaltara akan Jalani Manasik Haji di 2 Lokasi

Bimbingan manasik haji ini diharapkan dapat menjadi bekal jemaah agar pelaksanaan ibadah haji lebih khusyuk, tertib, dan sesuai syariat, sehingga pulang dari Tanah Suci bukan hanya membawa oleh-oleh, tapi juga pahala dan ilmu yang utuh.

Lebih lanjut, Kakanwil Kemenhajum Kaltara menyampaikan bahwa Haji Mabrur bukan sekadar perjalanan fisik ke Tanah Suci, melainkan transformasi spiritual yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Tanda-tandanya terlihat dari perubahan perilaku yang dulu malas bersedekah menjadi rajin, yang sebelumnya jarang ke masjid kini rutin menunaikan ibadah, serta peningkatan kesabaran dan kebaikan hati. Perubahan inilah yang menjadi cermin Haji Mabrur.

“Tanda-tanda Haji Mabrur bukan ketika pulang wajahnya bercahaya, tandanya adalah adanya perubahan pada dirinya. Dari yang dulu tidak rajin bersedekah setelah berhaji jadi rajin bersedekah. Begitu pun yang malas ke Masjid jadi rajin ke Masjid,’ tegasnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyampaian materi terkait Kebijakan Penyelengaraan Haji, Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Penyelenggaraan Haji Daerah dan Koordinasi dan Organisasi Kelompok Terbang (Kloter) Jamaah Haji oleh Kakanwil Kemenhajum Kaltara dan Kabag Kesra Pemkab Nunukan.

Manasik Haji di Nunukan 02 07022026.jpg
MANASIK HAJI - Kakanwil Kemenhajum Kaltara, Saleh, membuka Bimbingan Manasik Haji Pulau Sebatik, Sabtu (7/2/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya belajar manasik haji sejak dini, bahkan di usia 50 tahun, agar ibadah lebih khusyuk dan Haji Mabrur tercapai.

Turut hadir dalam kegiatan bimbingan manasik haji dari Kakanwil Kemenag Kabupaten Nunukan, Camat Sebatik, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Kepala KUA Sebatik Timur, Kepala KUA Sebatik Induk dan Kepala KUA Sebatik Tengah.

(*)

Penulis: Fatimah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.