TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kondisi infrastruktur pedalaman Kabupaten Landak memprihatinkan.
Salah satu sorotan utama adalah Jembatan Sungai Layang di Desa Sungai Segak, Kecamatan Sebangki, yang kini nyaris roboh dan miring ke arah sungai.
Kondisi ini membahayakan warga yang melintasinya.
Baca juga: Profil dan Batas Wilayah Kecamatan Sengah Temila Landak Lengkap Daftar 14 Desa Sengah Temila
Kepala Desa Sungai Segak, Moh Syarif, menyampaikan kekhawatiran masyarakat melalui video unggahan di lokasi jembatan.
Ia menekankan bahwa jembatan ini merupakan akses vital bagi warga, penghubung Dusun Sungai Layang 1 dan Dusun Sungai Segak, serta jalan penting menuju Kantor Camat Sebangki.
"Jembatan ini sangat penting bagi karyawan, peserta didik, hingga masyarakat umum"
Baca juga: Batas Wilayah dan Profil Kecamatan Sebangki Landak Lengkap Daftar 5 Desa Kecamatan Sebangki
"Kami sangat berharap pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten segera menindaklanjuti pembangunan jembatan ini," ujar Syarif saat meninjau lokasi, Kamis 5 Februari 2026.
BPBD Kabupaten Landak telah melakukan survei di lokasi pada 2025 lalu, namun hingga awal 2026, belum ada kepastian kapan perbaikan total akan dilakukan.
Kondisi jembatan yang semakin miring menimbulkan risiko serius bagi warga. Beberapa kasus kecelakaan bahkan telah dilaporkan saat melintasi jembatan tersebut.
Jika jembatan roboh, mobilitas ekonomi dan pendidikan di dusun-dusun sekitar akan lumpuh total, mengingat jembatan ini menjadi urat nadi kehidupan masyarakat pedalaman.
"Kami memohon dengan kerendahan hati kepada instansi terkait penanggulangan bencana untuk melihat kondisi desa kami di pedalaman"
"Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru bertindak," tambah Kades Syarif.
Masyarakat berharap agar janji pembangunan tidak sekadar wacana.
Perbaikan segera dianggap penting demi keselamatan warga sekaligus kelancaran aktivitas ekonomi dan pendidikan di Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!