Taman Baca Masyarakat di Malinau Berkembang Pesat, Ada 91 Komunitas dan Didukung 700 Pegiat
Junisah February 07, 2026 02:29 PM

​TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU- Awal tahun 2026, gerakan literasi di desa Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara terus berkembang pesat. Kini ada 91 komunitas Taman Baca Masyarakat (TBM).

​91 komunitas TBM ini digerakkan lebih dari 700 pegiat yang tersebar mulai dari tingkat desa hingga RT di Kabupaten Malinau.​ TBM  merupakan sebuah gerakan berbasis komunitas yang mulai populer sejak Covid-19.

​Bunda Literasi Malinau, Maylenty Wempi, mengatakan TBM di Kabupaten Malinau dimulai sejak tahun 2020. ​Hingga  di tahun 2026, jumlah komunitas TBM terus berkembang dengan dukungan komunitas pegiat literasi yang juga terus tumbuh.

​"Saat ini jumlah TBM di Kabupaten Malinau terus berkembang hingga ada 91 TBM. Jadi komunitas ini terus berkembang dengan lebih dari 700 pegiat," ucapnya.

Baca juga: ‎Kisah Penggerak Literasi di Desa Kuala Lapang Malinau, Dirikan TBM Mulai dari Handphone

Menurut Maylenty Wempi,  integrasi gerakan literasi terus berkembang, visinya meningkatkan minat baca pada anak dan mengentaskan buta aksara.

​Perkembangan komunitas juga diintegrasikan dengan visi pembangunan daerah melalui program berorientasi pendidikan di level PAUD dan TK.

​"Kegiatan literasi betul-betul ada dan benar-benar berjalan di Kabupaten Malinau dengan TBM yang sudah terbentuk," katanya.

Diketahui belum lama ini di Kabupaten Malinau menerima kunjungan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen melihat integrasi literasi dan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Maylenty Bunda PAUD Malinau 0702026.jpg
MAYLENTY WEMPI- Bunda Literasi Malinau, Maylenty Wempi saat ditemui di Malinau, Kalimantan Utara.

​Taman Baca Masyarakat disebut punya dampak besar untuk penguatan literasi daerah, khususnya terkait model pembelajaran bagi anak usia dini.

​(*)

​Penulis: Mohammad Supri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.