SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, terus mengintensifkan upaya stabilisasi harga bahan pokok bagi masyarakat di berbagai daerah.
Bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Lapangan Tambak Wedi, Kenjeran, Kota Surabaya, Sabtu (7/2/2026).
Langkah konkret ini diambil Pemprov Jatim untuk memperluas jangkauan pelayanan kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi menjelang momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat bisa mendapatkan berbagai komoditas pangan dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar umum.
Berikut adalah rincian harga bahan pokok yang disediakan di Pasar Murah Tambak Wedi:
“Ramadan sudah semakin dekat, kurang dua minggu lagi. Permintaan bahan pokok pasti meningkat, sehingga melalui Pasar Murah ini masyarakat bisa mendapat harga terjangkau,” ujar Khofifah.
Khofifah menegaskan, bahwa Pasar Murah ini bersifat komplementer atau pelapis bagi program yang sudah dijalankan oleh pemerintah kabupaten dan kota.
Fokus kali ini adalah wilayah pinggiran dan hinterland seperti Tambak Wedi guna memastikan pemerataan daya beli masyarakat di seluruh lapisan Surabaya.
Selain sembako, acara ini juga melibatkan stand UMKM lokal yang menjajakan produk jajanan khas, yang disambut antusias oleh warga sekitar.
Upaya stabilisasi harga melalui Pasar Murah merupakan strategi rutin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur yang terbukti efektif menekan angka inflasi tahunan.
Pada tahun-tahun sebelumnya, Jawa Timur seringkali menjadi provinsi dengan tingkat kenaikan harga pangan yang paling terkendali berkat distribusi logistik yang cepat melalui operasi pasar serupa.
Langkah ini menjadi krusial mengingat siklus tahunan kenaikan harga pangan selalu terjadi 15-30 hari sebelum memasuki bulan puci Ramadan.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau aksi borong sembako secara berlebihan.
Masyarakat disarankan untuk memanfaatkan titik-titik Pasar Murah yang disediakan pemerintah dan selalu memantau informasi harga pangan terkini melalui aplikasi resmi milik Pemprov Jatim atau Disperindag.