TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PSM Makassar dijagokan menumbangkan PSBS Biak pada pekan 20 Super League 2025/2026.
Ada berbagai faktor jadi alasan.
Pertama, rekor pertemuan kedua tim berpihak ke PSM Makassar.
Tiga pertemuan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, tim Juku Eja menang dua kali atas Badai Pasifik. Satu laga berakhir imbang.
Kedua, PSBS Biak dalam situasi kurang bagus. Klub asal Papua ini masuk FIFA Registration Ban.
PSBS Biak terlilit enam sanksi berbeda per Februari 2026 ini. Mereka pun tak mendatangkan pemain anyar di putaran kedua.
Berbeda dengan PSM Makassar, merekrut empat pemain. Satu kiper dan tiga juru gedor.
Ketiga, pertandingan PSM Makassar kontra PSBS Biak dapat dikatakan berlangsung di tempat netral.
Meski, PSBS Biak bertindak sebagai tuan rumah. Mereka tak bermarkas di Papua.
Baca juga: PSM Makassar Berburu Kemenangan Saat Lawan PSBS Biak, Tomas Trucha: Berjuang Lebih, Disiplin Lebih
Duel kedua tim akan dihelat di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (8/2/2026) pukul 16.30 Wita.
Stadion Maguwoharjo merupakan kandang dari klub Liga 2 PSS Sleman.
Kendati demikian, Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha merasa tak di atas angin.
Baginya, jika melihat ke belakang pasti banyak cerita dan masalah bisa diungkit. Namun, semua itu telah berlalu.
Besok, akan menjadi pertarungan baru. 11 lawan 11.
“Pada akhirnya saya percaya besok akan menjadi pertarungan 11 lawan 11, plus pemain yang akan mengganti dari bench,” katanya saat konferensi pers secara virtual jelang melawan PSBS Biak, Sabtu (7/2/2026).
Tomas Trucha yakin, pelatih PSBS Biak juga akan memberikan input kepada pemainnya.
Ia juga menyinggung, timnya telah merasakan atmosfer berbeda setiap stadion.
Kadang ada stadion full penonton, ada pula kurang penontonnya.
Namun, terpenting performa pemain sebenarnya selama pertandingan berlangsung.
“Saya kira paling penting, apa yang kita berikan di 90 menit laga besok,” sebut mantan pelatih Penang FC ini.
Menurut Tomas Trucha, pertemuan keempat PSM Makassar dan PSBS Biak akan menjadi pertandingan baru dan tantangan baru.
Pemenang akan ditentukan oleh tim yang memberikan performa terbaik.
“Saya harap tim yang lebih baik performanya besok akan memenangkan pertandingan,” tuturnya.
Di lain sisi, Pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu Widodo mengatakan timnya dalam kondisi baik.
Interaksi staf pelatih dan pemain serta interaksi antar pemain terus mengalami perbaikan.
Hal ini membuat mereka optimis bisa meraih kemenangan.
“Itu memungkinkan kita mendapatkan hasil maksimal besok sore. Semoga anak-anak bisa menjalankan apa yang sudah kita siapkan,” harapnya. (*)