TRIBUNJOGJA.COM - Timnas Futsal Indonesia harus mengubur mimpi menjadi juara setelah takluk dari Iran melalui drama adu penalti dengan skor 5-5 (4-5) pada partai final Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Iran meraih gelar juara untuk ke-14 kalinya.
Gol-gol Timnas Futsal Indonesia dicetak oleh Reza Gunawan pada menit ke-7, Israr Megantara pada menit ke-8, 9, dan 48, serta Samuel Eko pada menit ke-24.
Sementara itu, Iran mencatatkan gol melalui Hossein Tayebibidgoli pada menit ke-3, Mahdi Karimi pada menit ke-18 dan 37, serta Saeid Ahmad Abbasi pada menit ke-23 dan 49.
Dalam babak adu penalti, Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 4-5.
Pertandingan final Piala Asia Futsal 2026 antara Timnas Futsal Indonesia dan Iran berakhir imbang 4-4 hingga waktu normal, sehingga laga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Pada lima menit pertama tambahan waktu, Iran langsung mengambil inisiatif menyerang dengan memberikan tekanan kepada skuad Garuda.
Meski demikian, Timnas Futsal Indonesia mencoba tampil lebih berani dengan berupaya menekan lini pertahanan Iran.
Peluang sempat diciptakan melalui Rio Pangestu yang menusuk dari sisi kiri, namun sepakan yang dilepaskannya masih melebar dari gawang dan belum membuahkan gol.
Para pemain Indonesia terus berjuang dan meningkatkan intensitas serangan hingga memasuki menit ke-43 pada tambahan waktu babak pertama.
Skuad asuhan Hector Souto sempat menguasai bola di area pertahanan Iran. Namun, pada menit ke-4 tambahan waktu babak pertama, Iran mulai memberikan tekanan balik ke gawang Indonesia.
Kedua tim masih kesulitan mencetak gol. Iran sempat memperoleh peluang pada menit ke-45 melalui Salar Aghapour, tetapi tendangannya masih melambung di atas mistar gawang. Alhasil, tambahan waktu babak pertama berakhir tanpa gol.
Memasuki babak tambahan waktu kedua, Timnas Futsal Indonesia mencoba tampil lebih agresif, meski tetap kesulitan menembus pertahanan solid Iran.
Pada menit ke-47, Hossein Tayebibidgoli mendapatkan peluang emas di depan gawang Indonesia. Namun, kiper Nizar Nayaruddin tampil sigap dan berhasil menggagalkan situasi satu lawan satu tersebut.
Sepakan Hossein yang berhasil ditepis Nizar keluar lapangan, sehingga skor masih belum berubah.
Iran sempat mengajukan permintaan pengecekan VAR pada menit ke-47 untuk potensi penalti, namun setelah ditinjau, wasit menyatakan tidak ada pelanggaran dan pertandingan tetap dilanjutkan.
Timnas Futsal Indonesia terus melancarkan serangan dan akhirnya Israr Megantara berhasil mencetak gol pada menit ke-3 tambahan waktu babak kedua atau menit ke-48, usai memanfaatkan situasi sepak pojok.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Iran kembali menyamakan skor melalui gol Saeid Ahmad Abbasi pada menit ke-49.
Gol itu terjadi setelah tendangan Salar mengenai kaki Saeid Ahmad Abbasi dan berbelok masuk ke gawang, membuat skor kembali imbang 5-5.
Hingga tambahan waktu berakhir, skor tetap tidak berubah, sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.
Firman Ardriansyah yang menjadi penendang pertama Indonesia sukses menjalankan tugasnya, sementara eksekutor pertama Iran, Masoud Yousef, gagal setelah tendangannya berhasil digagalkan Nizar. Indonesia unggul 1-0.
Rio Pangestu kemudian menambah keunggulan Indonesia, namun eksekutor kedua Iran, Mohammadhossein Derakhshani, mampu mencetak gol sehingga skor menjadi 1-1.
Rizki Xavier mencetak gol ketiga bagi Indonesia, dan Iran kembali menyamakan skor melalui penendangnya.
Pada penalti keempat, tendangan Dewa Rizki dari Timnas Futsal Indonesia berhasil ditepis kiper Iran, sementara penendang Iran sukses mencetak gol sehingga skor menjadi 3-3.
Kedudukan sempat imbang 4-4, tetapi Israr yang menjadi penendang keenam Indonesia gagal mencetak gol karena bola melebar ke sisi kanan gawang.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan Iran, setelah Hossein Sabzi sukses mengeksekusi penalti penentu. Iran pun memastikan kemenangan dengan skor 5-4 pada babak adu penalti.
Timnas Futsal Indonesia Vs Iran 5-5 (4-5) (Reza Gunawan 7', Israr Megantara 8', 9', dan 48', Samuel Eko 24'/ Hossein Tayebibidgoli 3', Mahdi Karimi 18' dan 37', Saeid Ahmad Abbasi 23' dan 49').
Timnas Futsal Indonesia: 2-Ahmad Habiebie, 3-Muhammad Rizki Xavier, 4-Mochammad Iqbal, 5-Israr Megantara, 10-Firman Adriansyah
Cadangan: 1-Nizar Nayaruddin, 6-Samuel Eko, 7-Syauqi Saud, 8-Ardiansyah Nur, 9-Rio Pangestu, 11-Reza Gunawan, 12-Dewa Rizki Amanda, 13-Brian Ick, 14-Yogi Saputra
Pelatih: Hector Souto
Iran: 1-Bagher Mohammadi, 5-Mohammadhossein Derakhshani, 7-Mahdi Karimi, 12-Salar Aghapour, 14-Behrooz Azimhematabadi
Cadangan: 2-Mahdi Rostami Ha, 3-Amirhossein Gholami, 4-Hossein Sabzi, 6-Mehdi Mehdikhani, 8-Moslem Oladghobo, 9-Saeid Ahmad Abbasi, 10-Hossein Tayebibidgoli, 11-Ali Khalilvand, 13-Masoud Yousef
Pelatih: Vahid Shamsaei