Jasad Pria Ditemukan dengan Kepala Terbungkus Plastik, Polisi Usut Penyebabnya
Kiki Novilia February 07, 2026 10:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung – Polisi mengusut penyebab kematian seorang penghuni indekos yang ditemukan tewas dengan kepala tertutup plastik. 

Penghuni berjenis laki-laki itu ditemukan tewas di kamar nomor 1 Kos Trijo yang berada di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung pada pukul 13.30 WIB.

Melansir akun TikTok lampungdaily, tampak video amatir yang memperlihatkan kamar kos korban saat penemuan jasadnya. Kepala korban tertutup plastik dan tempat tidurnya berantakan. 

Ibu pemilik kos, yang enggan disebutkan namanya, menyebutkan bahwa korban baru menempati kamar kosnya pada Kamis (5/7).

"Dia tinggal sendirian, kami tidak tahu dari mana asalnya," ujar pemilik kos saat di lokasi, Sabtu (7/2/2026).

Baca juga: Pak RT Ungkap Penemuan Jasad Pria di Indekos, Kepala Terbungkus Plastik

Setelah tidak ada tanda-tanda aktivitas dari korban sepanjang hari, warga pun melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.

Di lokasi, petugas Inafis Polresta Bandar Lampung terlihat sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara sejumlah barang bukti diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk tas milik korban, kotak sampah, dan beberapa bungkus makanan.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih, menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami seluruh temuan di lokasi kejadian.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk menentukan apakah ini kasus bunuh diri atau tindak pidana pembunuhan," jelas dia. 

"Kami juga sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan identitas korban," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa korban tinggal seorang diri di kamar kos tersebut dan tidak ada bau menyengat yang tercium dari kamar yang berada di nomor 1 tersebut.

Polisi juga belum dapat memastikan apakah korban merupakan warga Bandar Lampung, karena identitasnya masih dalam tahap penyelidikan.

Dalam upaya untuk memastikan penyebab kematian korban, jenazah telah dibawa ke RSUD Abdul Moeloek untuk menjalani visum luar.

"Visum luar ini akan membantu kami menentukan apakah korban meninggal karena akhiri hidup atau korban pembunuhan," ujar Kompol Gigih.

Kasus ini kini terus diselidiki, dan pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.

Polisi juga memastikan bahwa mereka akan bekerja cepat untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Hingga kini, warga dan pihak kepolisian di Bandar Lampung masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.