Sopir Mobil MBG Ngamuk di Kebumen, Gigit dan Pukul Warga Pakai Kayu
Daniel Ari Purnomo February 07, 2026 11:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Insiden mengejutkan terjadi di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.

Niat hati ingin menolong korban kecelakaan, sejumlah warga justru menjadi sasaran amuk sopir mobil layanan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peristiwa ini mengakibatkan Riyanto (42), warga setempat, mengalami luka pada bagian tangan dan kepala saat berusaha mengamankan sopir bernama Aziz tersebut.

Baca juga: Insiden Sopir Mobil MBG Mengamuk di Kebumen Berakhir Damai, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Kejadian bermula dari kecelakaan tunggal yang dialami mobil MBG di Jalan Raya Clapar, tepatnya di depan SDN Clapar, pada Jumat (6/2/2026) sekira pukul 17.00 WIB.

Kebut di Jalanan

Sebelum insiden terjadi, Riyanto tengah berada di pendopo wilayah perbatasan desa yang tidak jauh dari lokasi.

Ia bersaksi melihat mobil tersebut melintas dari arah timur menuju ke barat dengan kecepatan tinggi yang tidak wajar.

"Sore kok kecepatan tinggi, jalane di tengah gitu lho. Menghawatirkan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (7/2/2026).

Benar saja, sekira 15 menit berselang, ia mendapat kabar mobil tersebut mengalami kecelakaan.

Mobil menabrak gerbang sekolah hingga ambruk dan mengalami pecah ban pada roda depan sebelah kiri.

Riyanto lantas bergegas menuju lokasi kejadian.

Saat itu, diketahui hanya ada sopir seorang diri di dalam mobil.

Gigit Tangan Warga

Warga yang melihat kejadian tersebut mengira sang sopir membutuhkan pertolongan medis.

Namun, inisiatif baik warga justru disambut dengan emosi meledak-ledak dari sopir.

"Mas Toyo (warga) itu yang nemuin pertama. Diklarifikasi bukannya itikad baik malah dia keluar mukulin Toyo," terang Riyanto.

Melihat situasi memanas, sopir sempat masuk kembali ke mobil dan mencoba kabur.

Namun, usahanya gagal karena kondisi ban depan kiri yang sudah pecah.

Sopir kemudian keluar lagi dan mengamuk semakin membabi buta.

Riyanto yang berusaha menenangkan pelaku agar tidak dihakimi massa justru menjadi korban.

Jari telunjuk tangan kanannya digigit kuat oleh pelaku.

"Disikep (dipiting) kayak gini malah digigit," ungkapnya menahan nyeri.

Pukul Pakai Kayu

Tak berhenti di situ, pelaku juga memukul kepala Riyanto menggunakan kayu.

Menurut Riyanto, pelaku mengamuk tanpa alasan yang jelas hingga merobohkan sepeda motor yang terparkir dan memukul mobil lain di depannya.

"Ngamuk nggak jelas pakai kayu sih, apapun yang lewat pasti diamuk," jelasnya.

Kewalahan menghadapi perilaku agresif tersebut, warga akhirnya melumpuhkan sopir dengan cara mengikatnya menggunakan tali tambang.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib.

Saat ini, sopir mobil MBG tersebut telah diamankan di Kantor Polsek Karanggayam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(Ais)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.