Berita Duka, Yohanes Budi Widianarko Mantan Rektor SCU Meninggal Dunia
muh radlis February 08, 2026 07:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Soegijapranata Catholic University (SCU) berduka cita atas berpulangnya guru, mentor, sahabat, sekaligus rekan kami terkasih, Prof. Dr. Ir. Budi Widianarko, M.Sc, yang wafat pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 18.30 WIB di RS Permata Medika Ngaliyan, Semarang.


Dalam keterangan pers yang diterima tribunjateng.com, Prof. Budi, demikian beliau akrab disapa, menjalani perutusan hidupnya sebagai pendidik dan pelayan pendidikan tinggi dengan kesetiaan dan ketulusan.


Selama lebih dari 30 tahun, sejak bergabung dengan SCU pada 1993, beliau hadir untuk menjalani perutusan dengan penuh dedikasi dan kesetiaan.


Dalam menjalani perutusannya di SCU, Prof. Budi dipercaya mengemban berbagai amanah kepemimpinan.


Prof Budi pernah menjalani tugas sebagai Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) (1995–2000) dan Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama (2000–2005).


Pada tahun 2002, Prof Budi dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ekologi dan Keamanan Pangan FTP SCU.

Baca juga: Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah, Paksa Iran ke Babak Adu Penalti


Puncak perutusan kepemimpinannya dijalani ketika beliau dipercaya memimpin SCU sebagai Rektor selama dua periode (2009–2017), dengan perhatian pada penguatan mutu akademik, pengembangan jejaring kerja sama, serta peneguhan tata kelola universitas.


Hingga akhir masa hidupnya, Prof. Budi tetap setia berkarya sebagai dosen dan Direktur Eksekutif Yayasan Sandjojo periode 2022–2026.


Prof. Budi dikenal sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, dan merangkul siapa pun tanpa sekat. Kehadirannya meninggalkan jejak yang mendalam bagi SCU, bukan hanya melalui kebijakan dan karya, tetapi juga melalui keteladanan sikap, dialog yang membangun, dan semangat pelayanan dalam pendidikan khususnya dalam bidang teknologi pangan.


Prof Budi menempuh pendidikan sarjana di Universitas Diponegoro, Semarang, pada bidang peternakan.


Setelah sempat berkarya di perusahaan multinasional di bidang peternakan dan pengelolaan pangan, Prof. Budi melanjutkan studi magister dan doktoral di Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda, masing-masing dalam bidang Environmental Toxicology dan Toxicology.


Perjalanan akademik tersebut mengantarkannya menjadi salah satu pakar nasional di bidang ekologi, keamanan pangan, dan toksikologi lingkungan.


Di luar kampus, Prof. Budi aktif melayani melalui berbagai organisasi dan lembaga nonpemerintah di tingkat lokal, nasional, dan internasional, antara lain sebagai anggota International Working Group The Water Dialogues, Koordinator Jaringan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat APTIK, anggota Dewan Riset Jawa Tengah, anggota Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota Semarang, serta Dewan Pembina di berbagai yayasan seperti Obor Tani, Purba Danarta, dan Bintari.


Dia juga memegang peran sentral sebagai Ketua Pengurus Nationwide University Network in Indonesia (NUNI) periode 2022 - saat ini. NUNI merupakan konsorsium yang menaungi 21 perguruan tinggi di Indonesia guna menjalin kolaborasi strategis yang berfokus pada mobilitas akademik, internasionalisasi, riset, dan reputasi global. 


Kiprah tersebut mencerminkan komitmennya pada pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, dan kepedulian terhadap lingkungan.


Kepergian Prof. Dr. Ir. Budi Widianarko, M.Sc meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh keluarga besar SCU. Namun nilai-nilai, keteladanan, dan karya yang telah diwariskan akan senantiasa hidup, menyertai langkah SCU dalam melanjutkan perutusan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.