TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Laga final AFC Futsal 2026 antara Timnas Futsal Indonesia melawan Iran berlangsung sangat ketat.
Laga yang berlangsung di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (7/2/2026) malam, itu harus berakhir lewat babak tos-tosan.
Sebelumnya, hingga perpanjangan waktu, kedua tim bermain imbang 5-5.
Gol Timnas Indonesia dicetak oleh Reza Gunawan, brace Israr Megantara, dan Samuel Eko.
Sementara Iran membalas lewat gol Hossein Tayebi, Saeid Ahmad Abbasi, dan brace Mahdi Karimi.
Pada babak tos-tosan, akhirnya Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Iran.
Skuat asuhan Hector Souto kalah dengan skor 4-5.
Kendati kalah, Timnas Indonesia telah mencetak sejarah.
Laga final semalam merupakan kesempatan pertama bagi Israr Megantara dkk.
Baca juga: Debt Collector Prank Ambulans Semarang untuk Tagih Utang, Ahli Hukum: Dijerat Pasal Berlapis KUHP
Sementara lawan mereka, Timnas Iran, dikenal sebagai penguasa futsal Asia.
Iran tercatat telah mengoleksi 13 gelar juara dari total 17 edisi AFC Futsal.
Empat gelar lainnya diraih oleh Jepang.
Dari catatan pertemuan di ajang Piala Asia Futsal, Indonesia dan Iran telah empat kali berhadapan.
Dan, seluruhnya berakhir dengan kekalahan bagi Indonesia.
Timnas Indonesia memastikan tiket ke final seusai menyingkirkan Jepang dengan skor 5-3 dalam laga semifinal, Kamis (5/2/2026) malam.
Pertandingan berjalan sengit dan baru menemui pemenang lewat babak perpanjangan waktu.
Sementara itu, Iran melangkah ke partai puncak setelah menundukkan Irak dengan skor 4-2 di semifinal lainnya.
Berlangsung ketat
Laga final berlangsung ketat hingga harus berlanjut ke babak tambahan.
Skor imbang 4-4 bertahan sampai babak kedua selesai.
Pada babak tambahan, tak ada gol tercipta.
Indonesia dan Iran sama-sama punya beberapa peluang gol, tetapi belum membuahkan hasil.
Skor imbang 4-4 akhirnya bertahan hingga babak pertama extra time selesai.
Pada babak kedua extra time, Indonesia dan Iran langsung sama-sama tampil agresif.
Pada menit ke-4 babak kedua extra time, VAR sempat dipakai untuk mengecek potensi penalti buat Iran dan pelanggaran ke Indonesia.
Hasilnya nihil.
Di sisa waktu hampir dua menit, Indonesia unggul 5-4 atas Iran.
Israr Megantara mencetak gol seusai meneruskan corner.
Iran merespons cepat gol itu.
Hasilnya gol bisa dicetak anak asuh Vahid Shamsaei dan memaksakan skor imbang lagi menjadi 5-5.
Skor bertahan hingga extra time tuntas, dan laga harus lanjut ke adu penalti. (Kompas.com/Tribunnews.com)