Pemkab Sigi Perluas Penerima Seragam Gratis Hingga Desil 5 DTKS
Lisna Ali February 08, 2026 12:20 PM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI –  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sigi, Hajar Modjo memastikan program seragam sekolah gratis terus berlanjut dan mengalami perluasan sasaran. 

Pada tahun 2026, program ini tidak lagi hanya menyasar peserta didik dari keluarga Desil 1 hingga Desil 3, tetapi telah diperluas hingga mencakup Desil 5 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Desil adalah pembagian penduduk Indonesia menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi.

Kemensos menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk memberi skor setiap keluarga.

Baca juga: Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira Tembus Rekor Peserta Terbanyak, Sejarah Baru bagi TNI AD

Skor ini kemudian diurutkan dari terendah atau paling tidak mampu hingga tertinggi atau paling mampu, lalu dibagi menjadi 10 kelompok sama besar.

“Kurang lebih, cakupannya lebih baik dari tahun sebelumnya. Awalnya sasaran kita adalah peserta didik yang masuk dalam data DTKS, terutama Desil 1 sampai Desil 3. Tapi Alhamdulillah, itu sudah terpenuhi dan kami bisa melayani sampai Desil 5,” ujar Hajar Modjo.

Ia menjelaskan, sejak awal prioritas utama tetap diberikan kepada keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Namun, berkat dukungan anggaran dan pengelolaan program yang berjalan baik, Pemkab Sigi mampu memperluas jangkauan bantuan seragam gratis tersebut.

“Yang tadinya prioritas hanya Desil 1 sampai Desil 3, Alhamdulillah di tahun 2025 ini bisa sampai Desil 5. Ini bentuk komitmen pemerintah daerah agar semakin banyak anak-anak Sigi terbantu dalam memenuhi kebutuhan sekolah,” tambahnya.

Baca juga: Wagub Sulteng Pastikan Kemoterapi Pasien Kanker Ditanggung Program Berani Sehat

Hal itu disampaikan Hajar Modjo di sela kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak dan Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, yang digelar di Gedung Kesenian Taiganja, Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, program seragam gratis tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi orang tua, tetapi juga untuk mendorong pemerataan akses pendidikan serta meningkatkan semangat belajar peserta didik di Kabupaten Sigi.

“Harapannya, dengan bantuan ini, tidak ada lagi anak yang terkendala sekolah hanya karena persoalan seragam. Pendidikan harus bisa diakses oleh semua,” pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.