Ajak Semua Warga Ikut Kerja Bakti, JK: Jakarta Bukan Hanya Milik Gubernur
Dian Anditya Mutiara February 08, 2026 01:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh warga Jakarta untuk terlibat aktif menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah penting mencegah banjir.

Ia menilai persoalan banjir tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah, melainkan membutuhkan kesadaran dan peran bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurut JK, banjir di Jakarta menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar, bahkan mencapai triliunan rupiah setiap tahun.

Namun, dampak terberat justru dirasakan oleh masyarakat kecil.

“Jangan lupa begitu banjir yang kena lebih banyak rakyat kecil. Orang di Menteng, di Kebayoran, di Pondok Indah tidak kena banjir. Yang kena rakyat kecil,” kata JK saat mengikuti kerja bakti dalam kegiatan Jaga Jakarta Bersih di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2/2026).

Baca juga: Pramono–JK Turun ke Lapangan Pimpin Kerja Bakti Massal Jaga Jakarta Bersih

Ia menambahkan, banjir menyebabkan lumpuhnya aktivitas ekonomi warga, mulai dari usaha kecil hingga perusahaan besar.

“Triliunan setiap tahun rakyat rugi karena banjir. Toko-toko tutup, warung-warung kecil tutup, bagi perusahaan besar pekerjanya telat datang, janji batal,” sambungnya.

JK pun mendorong masyarakat untuk mulai melakukan langkah sederhana dari lingkungan terdekat, seperti membersihkan saluran air di depan rumah masing-masing.

Ia menilai keterlibatan warga jauh lebih efektif dibanding hanya mengandalkan petugas kebersihan pemerintah.

Baca juga: Kerja Bakti Massal Jaga Jakarta Digelar di Rawajati Jaksel, 600 Personel Diterjunkan

“Kalau selama ini hanya punya puluhan ribu pasukan oranye, harus sejuta warga bersihkan rumahnya sendiri. Karena kepentingan diri sendiri,” tegasnya.

JK menekankan bahwa Jakarta adalah milik bersama, sehingga tanggung jawab menjaga kebersihannya juga harus dipikul bersama oleh warga, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

“Ini kota kita, bukan kotanya Pak Gubernur. Pak Gubernur hanya memimpin kita. Jadi kita yang bertanggung jawab,” ucap JK.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Jakarta dengan melibatkan ratusan ribu peserta dari berbagai unsur.

Seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut turun langsung ke lapangan.

“Jumlah yang terlibat secara keseluruhan adalah 171.134 orang. Di semua wilayah, semua Forkopimda terlibat secara bersama-sama,” kata Pramono.

Pramono menjelaskan, program Jaga Jakarta Bersih merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam Rapat Kerja Nasional sebelumnya, sekaligus menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperbaiki kualitas ruang publik dan lingkungan.

“Bagi Jakarta, kegiatan seperti ini akan dilakukan secara rutin karena kita memang ingin membuat Jakarta lebih nyaman, lebih aman,” ucapnya.(m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.