BANGKAPOS.COM -- Kepergian Wakil Bupati Klaten, Benny Ardhianto, untuk selama-lamanya ternyata menyisakan duka mendalam bagi Hamenang Wajar Ismoyo.
Selain partner kerja, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo sudah menganggap Benny Ardhianto sebagai adiknya sendiri.
Saat menyambangi rumah duka, Hamenang tak kuasa menahan tangis melihat jenazah Benny Ardhianto yang sudah terbujur kaku di hadapannya.
"Mas Wakil ini sosok yang luar biasa, tidak hanya partner kerja tapi sudah seperti adik sendiri, sahabat, teman ngobrol, teman curhat,” ujar Bupati Hamenang saat menatap jenazah Wabup Benny di rumah duka di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Sabtu (7/2/2026), diktip Tribunsolo.com
Hamenang menambahkan, selama menjabat bersama, Wabup Benny kerap terlibat dalam dinamika perencanaan dan selalu saling melengkapi dalam merancang program untuk Kabupaten Klaten.
“Sehingga, saya sangat-sangat merasa kehilangan,” ucapnya sambil menahan tangis.
Baca juga: Pernyataan Jerry Aurum Mantan Suami Denada, Menikah Tak Tahu Istri Punya Anak Ressa Rizky Rosano
Bupati Hamenang dan Wabup Benny baru setahun menjabat sebagai pemimpin Kabupaten Klaten periode 2025–2030, sehingga kabar kepergian Wabup Benny datang terlalu cepat bagi banyak pihak.
Pemakaman Wabup Benny berlangsung pada pukul 11.00 WIB, Minggu (8/2/2026), di Makam Jonggrangan, Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari.
Lokasi ini merupakan makam desa, tempat leluhur dan kerabat almarhum berasal.
Dari balik meja teller bank dan sorotan kamera televisi, Hamenang Wajar Ismoyo menapaki jalan panjang penuh liku menuju puncak kekuasaan di Kabupaten Klaten.
Sebuah perjalanan karier yang tak hanya menginspirasi, tapi juga mencengangkan banyak pihak.
Perlahan namun pasti, Hamenang mengukir jejak politiknya di DPRD Klaten.
Bukan sekadar anggota, ia bahkan dipercaya memegang palu sebagai Ketua DPRD Klaten, manuver politik yang menunjukkan karisma dan kemampuannya membangun kepercayaan.
Namun, langkahnya tak berhenti di sana. Puncak dari semua itu tiba saat ia mengguncang panggung Pilkada Klaten 2024.
Berpasangan dengan Benny Indra Ardhianto, Hamenang meraih 54,39 persen suara rakyat—sebuah mandat kuat yang menjadikannya penerus takhta Sri Mulyani, sang bupati pendahulu.
Kini, Hamenang bukan sekadar politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), tapi simbol perubahan dan harapan baru bagi masyarakat Klaten.
Ia bukan hanya menjemput takdirnya, tetapi juga menuliskannya sendiri, dengan tinta perjuangan dan lembar-lembar kepercayaan rakyat.
Dilansir dari situs Wikipedia, Hamenang Wajar Ismoyo lahir di Klaten, Jawa Tengah pada 26 November 1988.
Saat ini, ia telah berusia 36 tahun, terbilang muda belia untuk ukuran seorang kepala daerah .
Hamenang telah memiliki istri yang bernama Fahrani Ekawati Budiana
Selain itu, ia juga telah dikaruniai dua putra yang bernama Arsya Nendradiasta Hamenang Putra dan Girinda Nawasena Hamenang Putra.
Baca juga: Sosok Benny Ardhianto Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun, Pendiri Kuliner Delanggu
Pendidikan
Hamenang Wajar Ismoyo tercatat pernah mengenyam pendidikan di SDN Jatipuro 1 pada 1994 hingga 2000.
Kemudian ia melanjutkan pendidikan di SMPN 6 Klaten pada 2000 hingga 2003
Setelah itu, Hamenang bersekolah di SMAN 2 Klaten dan lulus pada tahun 2006.
Hamenang melanjutkan studi S1 di Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan meraih gelar Sarjana Ilmu Komunikasi pada 2011.
Karier
Hamenang Wajar Ismoyo mengawali karier sebagai seorang jurnalis televisi dan pegawai bank.
Dari dunia jurnalistik, Hamenang lalu terjun ke dunia politik pada 2014.
Ia bergabung ke PDIP lalu mengadu peruntungan dengan menjadi calon anggota legislatif PDIP pada Pemilu 2014.
Keberuntungan menaungi pria asal Klaten itu. Ia terpilih sebagai wakil rakyat di DPRD Klaten dan bertugas hingga tuntas pada 2019.
Pada Pemilu 2019, Hamenang kembali mencalonkan diri. Bukan hanya itu, ia bahkan terpilih sebagai Ketua DPRD Klaten untuk masa bakti 2019 hingga 2024.
Tugas sebagai Ketua DPRD tuntas, Hamenang lalu kembali berkompetisi di Pemilu 2024 dari partai yang sama.
Seperti dua perhelatan sebelumnya, politikus berusia 36 tahun tersebut kembali mendapat dukungan dari rakyat.
Di tahun inilah lompatan kariernya terjadi.
Setelah dilantik sebagai wakil rakyat, Hamenang mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menjadi calon bupati dari Koalisi PDIP yang didukung Partai Gerindra, PKB, PPP, Partai Nasdem, dan PAN.
Dan akhirnya, ia pun terpilih menjadi Bupati Klaten untuk periode 2025 hingga 2030 mendatang.
Harta Kekayaan
Mengutip dari situs e-LHKPN KPK, Hamenang Wajar Ismoyo diketahui memiliki kekayaan mencapai Rp 4.095.808.488
Laporan harta kekayaan terbaru Hamenang diterbitkan pada 31 Desember 2023.
Adapun rincian kekayaan Hamenang yakni sebagai berikut:
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 1.880.000.000
1. Tanah Seluas 110 m2 di KAB / KOTA KOTA YOGYAKARTA, HASIL SENDIRI Rp 253.000.000
2. Tanah Seluas 7650 m2 di KAB / KOTA KLATEN, WARISAN Rp 670.000.000
3. Tanah Seluas 2116 m2 di KAB / KOTA KLATEN, HASIL SENDIRI Rp 451.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 84 m2/75 m2 di KAB / KOTA KLATEN, HASIL SENDIRI Rp 506.000.000.
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 826.000.000
1. MOTOR, YAMAHA 2DP NON ABS Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp 24.000.000
2. MOBIL, TOYOTA FORTUNER VR2 Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp 375.000.000
3. MOBIL, MAZDA RX 8 Tahun 2006, HASIL SENDIRI Rp 200.000.000
4. MOTOR, YAMAHA FAZIO BEJ AT Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp 22.000.000
5. MOTOR, KAWAZAKI NINJA KR150K Tahun 2011, HASIL SENDIRI Rp 30.000.000
6. MOBIL, HONDA SEDAN CIVIC Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp 175.000.000.
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 111.500.000
D. SURAT BERHARGA Rp 0
E. KAS DAN SETARA KAS Rp 779.757.888
F. HARTA LAINNYA Rp 549.000.000.
Hamenang Wajar Ismoyo tercatat memiliki hutang sebesar Rp 50.449.400, sehingga total kekayaan yang dimiliki saat ini mencapai Rp 4.095.808.488 .
Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati (Wabup) Klaten meninggal dunia pada Sabtu (7/2/2026).
Menurut Plt Kepala Bagian Prokopim Setda Klaten, Rizqan Iryawan, Wabup Benny meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB.
Pria yang karib disapa Benny ini berpulang pada usia 33 tahun.
Terkait penyebab kematian Benny belum diketahui.
Sebelum ini, kabar meninggalnya Wabup Klaten sempat beredar di media sosial, terutama di Instagram.
Pihaknya pemerintah Klaten membenarkan kabar yang sempat beredar di media sosial tersebut.
"Kami dapat kabar sekitar jam 10 hari ini," kata Rizqan, dikutip dari TribunSolo pada Sabtu (7/2/2026).
Menurut pengamatan Kompas.com, akun @sman1karanganom di Instagram menyampaikan ucapan duka atas meninggalnya Wabup Klaten.
Kepergian Benny pun meninggalkan duka yang mendalam bagi sang istri, Mahani Yulinda Pratiwi, dan kedua buah hatinya.
Sebelum meninggal dunia, Wabup Benny dikabarkan sakit dan sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, sejak Kamis (29/1/2026) lalu.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Humas RSUP Dr Kariadi Kota Semarang, Aditya Kandu Warendra yang mengatakan, almarhum Benny tutup usia sekitar pukul 11.00 siang.
"Betul informasinya. Almarhum meninggal dunia hari ini sekitar jam 11 siang. Sempat dirawat di Paviliun Garuda Lantai 5 sejak tanggal 29 Februari 2026," katanya kepada tribunjateng.com, Sabtu (6/2/2026) siang.
Dia menambahkan, wabup Benny meninggal setelah menjalani sejumlah perawatan untuk penyembuhan sakit kanker yang dideritanya.
"Beliau sudah bolak balik mondok dan kemo," jelasnya. Informasi dari perawatan pasien di Paviliun Garuda, diagnosa sakit kanker," kata dia.
(Bangkapos.com/TribunSolo.com/TribunSumsel.com/TribunnewsMaker.com)