Industri Marching Band Lesu, APMBI Gelar Munas untuk Perkuat Industri Kreatif dan Musik
Joko Widiyarso February 08, 2026 03:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Asosiasi Pengusaha Marching Band Indonesia (APMBI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) I guna merumuskan langkah bersama dalam menghadapi tantangan industri kreatif dan pendidikan musik di Indonesia.

Ketua Panitia Munas I APMBI, Iqbal Khambali, berujar, kegiatan yang dilaksanakan di Ros-In Hotel, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta itu berlangsung selama dua hari yakni Sabtu-Minggu (7-8/2/2026).

"Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi sebagai wadah berhimpunnya para pelaku usaha marching band di Indonesia," katanya, kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).

Disampaikannya, penyelenggaraan Munas ini merupakan momentum penting untuk memperkuat profesionalisme, tata kelola usaha, serta kolaborasi antar pelaku usaha marching band dari berbagai daerah.

"Melalui Munas I ini, APMBI ingin menegaskan komitmennya untuk mendorong ekosistem usaha marching band yang sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi bagi pengembangan seni, olahraga, dan pendidikan karakter," tuturnya.

Sekadar informasi, APMBI menaungi ratusan pelaku usaha marching band di berbagai daerah yang mencakup pengrajin dan perakit alat musik, produsen suku cadang, penyedia seragam, pedagang, hingga distributor perlengkapan marching band.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.