Kunci Jawaban Soal Tugas Pengayaan IPS Kelas 9 Halaman 236 Kurikulum Merdeka
Hendri Gusmulyadi February 08, 2026 04:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pendalama mteri melalui penjalasan Kunci Jawaban Soal Tugas Pengayaan IPS Kelas 9 Halaman 236 Kurikulum Merdeka, berikut ini.

Soal tugas pengayaan IPS kelas 9 halaman 236 Kurikulum Merdeka disusun untuk memperluas pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari.

Pada bagian ini, siswa tidak hanya diminta mengingat konsep, tetapi juga mengaitkannya dengan kondisi nyata.

Tidak sedikit siswa yang merasa ragu dengan jawabannya sehingga mencari kunci jawaban IPS kelas 9 Kurikulum Merdeka halaman 236.

Pembahasan disusun berdasarkan isi soal tugas pengayaan IPS kelas 9 yang ada di buku resmi.

Dengan mencermati jawaban yang benar, siswa dapat mengetahui kesalahan dan memperbaikinya.

Tugas pengayaan halaman 236 IPS kelas 9 juga melatih kemampuan analisis dan penalaran.

Referensi jawaban ini dapat digunakan sebagai bahan belajar tambahan di rumah.

Simak berikut ini Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 236 Kurikulum Merdeka, Tugas Pengayaan.

Pengayaan. Apakah upaya dari pemerintah saja cukup untuk dapat mencapai tujuan tersebut?

Upaya dari pemerintah saja tidaklah cukup untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan seperti yang tercantum dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs).

Meskipun pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam menetapkan kebijakan, regulasi, dan menyediakan fasilitas serta pendanaan untuk mencapai tujuan tersebut, partisipasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, sektor swasta, lembaga pendidikan, dan organisasi non-pemerintah, juga sangat diperlukan.

Berikut beberapa alasan mengapa upaya dari pemerintah saja tidak cukup dan mengapa peran semua pihak sangat penting:

1. Kompleksitas Tantangan Global: Isu-isu seperti kemiskinan, perubahan iklim, ketidaksetaraan, pendidikan, dan kesehatan adalah masalah yang sangat kompleks dan saling terkait. Pemerintah mungkin memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh aspek masalah ini.

Misalnya, dalam menghadapi perubahan iklim, pemerintah dapat menetapkan kebijakan ramah lingkungan, tetapi keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesadaran dan tindakan masyarakat serta dukungan dari sektor swasta.

Oleh karena itu, kolaborasi antara berbagai pihak sangat penting untuk mencapai hasil yang efektif.

2. Peran Sektor Swasta: Sektor swasta memiliki sumber daya, inovasi, dan teknologi yang dapat berkontribusi besar dalam mencapai tujuan berkelanjutan.

Melalui investasi, penelitian, dan pengembangan, perusahaan dapat menciptakan solusi untuk masalah lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Selain itu, perusahaan juga dapat mengadopsi praktik bisnis yang berkelanjutan, seperti pengurangan limbah, penggunaan energi terbarukan, dan pemberdayaan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Tanpa keterlibatan sektor swasta, upaya pemerintah mungkin akan terbatas dalam jangkauan dan dampaknya.

3. Partisipasi Masyarakat: Perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat adalah kunci untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Misalnya, upaya untuk mengurangi sampah plastik atau menghemat energi tidak akan berhasil jika masyarakat tidak ikut serta dalam mengubah kebiasaan mereka.

Kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, menghemat air, dan mendukung produk lokal berkelanjutan adalah faktor penentu keberhasilan upaya pembangunan berkelanjutan.

Kampanye edukasi dan pelibatan komunitas dapat membantu membangun kesadaran ini, sehingga masyarakat merasa memiliki tanggung jawab dalam mencapai tujuan tersebut.

4. Pendidikan dan Kesadaran Publik: Lembaga pendidikan memainkan peran penting dalam menciptakan generasi yang peduli dan sadar akan pentingnya pembangunan berkelanjutan.

Melalui pendidikan, siswa dapat belajar tentang isu-isu lingkungan, sosial, dan ekonomi serta bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam mencapai tujuan tersebut.

Pendidikan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan membantu membentuk pola pikir dan perilaku yang mendukung pencapaian tujuan SDGs.

5. Peran Organisasi Non-Pemerintah (NGO): Organisasi non-pemerintah memiliki keahlian dan pengalaman dalam mengatasi berbagai masalah sosial dan lingkungan.

Mereka dapat menjangkau masyarakat di akar rumput, memberikan bantuan, pelatihan, dan pendampingan dalam upaya pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, NGO sering kali menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, memastikan bahwa kebijakan dan program pemerintah benar-benar diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

6. Kolaborasi Internasional: Tantangan pembangunan berkelanjutan bersifat global dan tidak terbatas oleh batas negara.

Misalnya, masalah perubahan iklim, polusi, atau kelangkaan sumber daya alam memerlukan kerjasama lintas negara.

Upaya pemerintah di satu negara mungkin tidak akan efektif tanpa dukungan dan kerjasama dari negara lain.

Oleh karena itu, kolaborasi internasional antara pemerintah, organisasi global, dan lembaga internasional sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

7. Inovasi dan Teknologi: Inovasi dan teknologi adalah pendorong utama untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

Banyak solusi berkelanjutan, seperti energi terbarukan, teknologi pertanian berkelanjutan, dan aplikasi digital untuk pendidikan dan kesehatan, berasal dari penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh universitas, perusahaan teknologi, dan lembaga penelitian.

Tanpa kontribusi dari sektor-sektor ini, upaya pemerintah akan sangat terbatas dalam mengadopsi teknologi terbaru untuk mengatasi tantangan pembangunan berkelanjutan.

Kesimpulannya, meskipun pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam menetapkan arah, kebijakan, dan regulasi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, partisipasi dan kontribusi dari semua pihak sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal.

Keberhasilan pencapaian tujuan ini memerlukan pendekatan kolaboratif, di mana semua pihak bekerja bersama-sama, berbagi tanggung jawab, dan berkontribusi sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Dengan demikian, pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dapat menjadi kenyataan yang membawa manfaat bagi seluruh masyarakat dan generasi mendatang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.