SRIPOKU.COM - Viral sopir MBG tabrak pagar SDN Clapar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, beredar viral di media sosial.
Sopir diduga mengemudikan mobil secara ugal-ugalan sehingga pagar depan sekolah mengalami kerusakan.
Namun, saat diamankan, sopir justru mengamuk hingga memukul dan menggigit warga.
Diketahui, peristiwa ini terjadi di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: Aksi Dugaan Perundungan Siswi SMK di Palembang Viral di Medsos, Korban Dipaksa Sujud Demi Berdamai
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @explorekaranggayam, kejadian tersebut membuat geger warga sekitar.
Video tersebut telah ditonton lebih dari 50.000 kali dan mendapatkan beragam komentar dari netizen.
Dalam keterangan yang beredar di Instagram, mobil MBG melaju dari arah Wonotirto menuju pusat Desa Clapar.
Sejumlah warga menduga pengemudi berada dalam kondisi tidak wajar.
Pasalnya, sopir mengemudi secara tidak terkendali di kawasan permukiman yang padat aktivitas warga.
Mobil tersebut kemudian menabrak gerbang SD Clapar hingga roboh.
Akibat benturan tersebut, bagian gerbang sekolah rusak parah dan sempat membuat warga panik karena khawatir ada korban jiwa, mengingat lokasi kejadian berada tepat di depan lingkungan sekolah.
Dalam unggahan netizen, disebutkan bahwa setelah menabrak gerbang, sopir tidak langsung menghentikan kendaraan.
Mobil justru terus melaju meski dalam kondisi ban pecah dan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut berusaha menghentikan laju mobil dan menolong, namun situasi justru memanas.
"Ngeri Lur! Penangkapan supir MBG Ngamuk di Clapar, Karanggayam," tulis akun tersebut.
Keributan pun tak terhindarkan.
Beberapa warga mengaku emosi karena saat akan ditolong, sopir MBG malah mengamuk dan menyerang warga yang akan menolong.
Dalam video lain, terlihat warga berbondong-bondong mengejar dan akhirnya menangkap sopir tersebut sekitar 15 menit setelah kejadian.
Sopir kemudian diamankan warga dan dibawa ke balai desa setempat.
Namun, menurut keterangan netizen, yang bersangkutan tidak kooperatif dan enggan memberikan penjelasan.
Situasi baru mereda setelah aparat kepolisian sektor setempat serta perwakilan dari pihak MBG datang ke lokasi.
Sopir kemudian dapat diamankan ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.
Diketahui sopir tersebut bernama Ajiz Setyo Wihantoro (39) merupakan warga Desa Karangsambung, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.
Ia bertugas mengantarkan MBG ke sejumlah sekolah di Kecamatan Karanggayam.
Plh Kapolsek Karanggayam, Ipda Samun, membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, mobil tersebut menabrak gerbang dan terus melaju hingga menabrak tanggul dan berhenti.
"Pertama itu oleng menabrak gerbang SD Clapar dan menabrak tanggul, masyarakat kaget dan keluar mau membantu. Setelah itu warga ada yang mau bantu, terus sopirnya malah salah sangka dan dia itu membabibuta dan mengamuk," kata Samun.
Ia mengatakan, kondisi saat ini antara sopir MBG dan warga sudah baik-baik saja.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.
"Sudah kondusif mas," ungkapnya.
Proses mediasi dilakukan antara keluarga sopir, pihak sekolah dengan warga.
Mereka bersepakat menyelesaikan kasus ini secara damai.
Setelah kondisi sopir kondusif, penyidik mengembalikannya ke keluarga.
Salah satu warga bernama Riyanto, mengalami luka di tangan dan kepala akibat amukan sopir SPPG.
Ia mengatakan mobil berjalan tak stabil dari timur menuju barat.
"Sore kok kecepatan tinggi, jalane di tengah gitu lho. Menghawatirkan," tuturnya.
Warga berinisiatif menolong sopir SPPG saat tabrakan, namun berujung dipukul.
"Mas Toyo (warga) itu yang nemuin pertama. Diklarifikasi bukannya itikad baik malah dia keluar mukulin Toyo," sambungnya.
Tak hanya menggunakan kedua tangan, sopir SPPG juga mengambil balok kayu untuk memukuli warga.
Lantaran kalah jumlah, sopir SPPG dapat diamankan di Mapolsek Karanggayam.
Samun menyatakan, sekolah mengalami kerugian setelah pagar depan rusak.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sopir diduga mengkonsumsi obat-obatan.
"Disinyalir minum obat-obatan jenis mextril. Pertama itu oleng menabrak gerbang SD Clapar dan menabrak tanggul," lanjutnya, dikutip dari Tribun Jateng.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) didirikan di sejumlah wilayah di Indonesia untuk mengolah dan mendistribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
MBG bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah untuk menekan stunting sekaligus mendukung konsentrasi belajar mereka.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengawasi pengelolaan SPPG dengan memastikan standar gizi, keamanan, serta kualitas distribusi makanan tetap terjaga.