Penjual Tisu yang Tewas Ditabrak Truk Tinggal di Rumah Sempit dengan 6 Saudara, Tak Bisa Beli Nasi
Talitha Daren February 08, 2026 03:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Peristiwa tabrak lari yang menewaskan Najwa, bocah penjual tisu di Perempatan PLN Wua-Wua, Kota Kendari, menyisakan duka mendalam.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, turun langsung mengunjungi rumah keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa.

Kunjungan itu memperlihatkan kondisi keluarga Najwa yang hidup dalam keterbatasan di permukiman padat.

Di tengah suasana haru, pemerintah menyerahkan bantuan sebagai bentuk empati atas musibah yang terjadi.

Sementara itu, kepolisian memastikan pelaku tabrak lari telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Rumah Bocah Penjual Tisu yang Tewas Ditabrak Truk Kontainer Tak Layak Huni, Sempit & Dinding Papan

Akses Rumah Sempit, Kondisi Keluarga Memprihatinkan

Rumah Najwa berada di sebuah lorong sempit dengan lebar sekitar satu meter yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. 

Najwa tinggal bersama kedua orang tuanya dan enam orang saudara. Kondisi rumahnya masih berdinding papan dengan ruang tamu yang sempit.

Sebuah spring bed tampak disandarkan ke dinding, menandakan ruangan tersebut juga difungsikan sebagai tempat tidur.

Kondisi ekonomi membuat anak-anak di keluarga ini semuanya berjualan tisu hanya untuk makan.

Baca juga: Pilu Bocah yang Jualan Tisu Demi Beli Nasi Tewas Ditabrak Truk Kontainer, Kini Keluarga Dapat Donasi

BOCAH PENJUAL TISU - Nasib bocah yang berjualan tisu demi beli nasi meninggal karena ditabrak truk kontainer
BOCAH PENJUAL TISU - Nasib bocah yang berjualan tisu demi beli nasi meninggal karena ditabrak truk kontainer (TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

Suasana Haru Saat Gubernur Serahkan Bantuan

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menyambangi rumah keluarga Najwa, bocah korban tabrak lari truk kontainer di Perempatan PLN Wua-Wua, Kamis (29/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan belasungkawa kepada keluarga korban.

Gubernur kemudian duduk berhadapan dengan ibu Najwa di ruang tamu dan suasana hening menyelimuti pertemuan itu.

Hingga tangis sang ibu pecah saat ASR menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako.

Mulai dari beras, mi instan, hingga telur, sembari menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga tersebut.

Baca juga: Rumah Bocah Penjual Tisu yang Tewas Ditabrak Truk Kontainer Tak Layak Huni, Sempit & Dinding Papan

PENJUAL TISU DITABRAK - Pilu nasib bocah yang berjualan tisu demi beli nasi meninggal karena ditabrak truk kontainer
PENJUAL TISU DITABRAK - Pilu nasib bocah yang berjualan tisu demi beli nasi meninggal karena ditabrak truk kontainer (TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

Pelaku Tabrak Lari Ditangkap Polisi

Sementara itu, dikutip dari TribunSultra.com, Kasatlantas Polresta Kendari, AKP Kevin Fahri Ramadhan, mengungkapkan bahwa pelaku tabrak lari terhadap bocah penjual tisu di Perempatan PLN Wua-Wua telah ditangkap pada Sabtu (31/1/2026).

Pelaku diketahui berinisial ZA, sopir atau operator alat berat jenis wheel loader yang diduga menabrak korban. ZA diamankan di kediamannya di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.

“Pelaku sudah diamankan di Mako Polresta Kendari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar AKP Kevin, Minggu (1/2/2026).

Menurut AKP Kevin, pengungkapan kasus ini dilakukan melalui penyelidikan intensif, termasuk penelusuran rekaman CCTV di sepanjang jalan tak jauh dari lokasi kejadian.

Rekaman tersebut memperlihatkan sebuah alat berat jenis wheel loader yang diduga menabrak korban, lalu meninggalkannya dalam kondisi tak berdaya.

Wheel loader sendiri dikategorikan sebagai alat berat, bukan kendaraan bermotor untuk angkutan barang atau orang.

Penggunaannya di jalan raya umum dilarang karena berpotensi merusak infrastruktur dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

(TribunTrends.com/Talitha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.