BANGKAPOS.COM, BANGKA--Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda turut menyemarakkan agenda bertema Balik Kampung yang digelar oleh Ikatan Kekeluargaan Masyarakat (IKM) Bangka Belitung di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Minggu (08/02/2025).
Kegiatan kolaborasi antara IKM Bangka Belitung dan Forum Kerukunan Masyarakat Bangka (FKMB) tersebut diisi dengan aksi bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis dan donor darah.
Acara ini turut dihadiri langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani bersama sejumlah pejabat lainnya.
Dalam keterangannya, Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menyebutkan dirinya memberikan apresiasi terhadap kepedulian masyarakat Bangka Belitung di perantauan yang terus menjaga ikatan emosional dengan kampung halaman melalui kegiatan sosial yang nyata dan berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan Balik Kampung menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Babel masih sangat kuat.
“Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bantuan yang diberikan tentu sangat berarti bagi masyarakat kami dan menjadi contoh nyata bagaimana kebersamaan dan kepedulian sosial mampu meringankan beban sesama," ujar Efrianda.
Dikatakan Efrianda, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan cakupannya di masa mendatang, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Bangka Belitung, khususnya di Bangka Tengah.
“Kami berharap sinergi antara organisasi masyarakat, warga perantauan, dan pemerintah daerah seperti ini dapat terus terjalin dengan baik demi kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Umum IKM Babel, Azwardy Azhar, menjelaskan kegiatan sosial pada acara ini merupakan sumbangan dari warga Bangka Belitung yang berada di perantauan.
Ia menyebutkan sumbangan itu merupakan bentuk kepedulian masyarakat asli Bangka Belitung yang saat ini sudah menetap di luar daerah.
“Berbagi itu bukan dari orang kaya kepada orang tak mampu, tetapi dari orang yang mau melakukannya kepada orang yang membutuhkan. Maka, dalam setiap kantong beras 5 kilogram itu ada rasa cinta dan kepedulian masyarakat Bangka Belitung di perantauan kepada saudara dan seperadik-nya di kampung halaman,” terangnya.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)