Insiden di Jalan Sempit dan Berliku, Sopir Ambulans Paruh Baya Dipukul Saat Antar Pasien Kritis
Refly Permana February 08, 2026 07:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Seorang pengendara mobil pribadi diduga pelakukan penganiayaan terhadap seorang sopir ambulans.

Insiden ini terjadi di Jalan Raya Cirawa–Nyalindung, Kampung Cilimus RT 02 RW 15, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat pada Sabtu (7/6/2026).

Pelaku yang awalnya gagah di jalanan kini dikabarkan meringkuk ketakutan setelah perbuatannya diketahui polisi dan banyak orang.

Laporan diterima polisi setelah korban datang langsung ke kantor Polsek Cipatat dalam kondisi memar-memar. 

Baca juga: Breaking News: H Halim Jalani Sidang Perdana Dugaan Korupsi, Diantar Ambulans & Pakai Selang Oksigen

"Betul kami sudah terima laporan dugaan tindak pidana penganiayaan dengan korban seorang sopir ambulans," kata Kapolsek Ciputat, Kompol Iwan Setiawan, saat dikonfirmasi, Minggu (8/2/2026). 

Dari hasil pemeriksaan awal, insiden bermula saat ambulans melintas di jalan sempit dan berliku ketika mengantar pasien dalam kondisi sakit. 

Di lokasi kejadian, ambulans berpapasan dengan minibus yang dikendarai terduga pelaku. 

Namun kendaraan tersebut diduga tidak memberi jalan meski sopir ambulans inisial AW (53) sudah memberi tanda sedang membawa pasien darurat. 

"Korban sudah membuka pintu bagian belakang agar pasien dilihat oleh terlapor," kata Iwan. 

Setelah itu, terduga pelaku memukul korban menggunakan tangan kosong pada bagian bibir dan disikut pada bagian dada. 

Baca juga: Pasien Kritis Meninggal Gara-gara Sopir Ambulans Tanding Voli, Keluarga Rencana Lapor Bupati

Akibat kejadian itu, korban mengalami rasa sakit ringan dan sempat merasa sesak saat bernapas. 

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan penggunaan benda tajam maupun tumpul dalam peristiwa penganiayaan tersebut. 

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan, identitas terduga pelaku disebut sudah diketahui dan telah dipanggil untuk dimintai keterangan. 

"Sudah ada komunikasi dengan keluarga (terduga pelaku), dia ketakutan karena sudah viral. Keluarga siap kooperatif untuk menghadirkannya. Motirnya nanti setelah terlapor diperiksa," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.