Fariz RM Temukan Ketenangan Batin Selama di Penjara
Willem Jonata February 08, 2026 08:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fariz RM merasakan ketenangan batin selama menjalani hukuman penjara selama satu tahun akibat kasus penyalahgunaan narkoba.

Adapun Fariz RM dijadwalkan bebas dari masa tahanan pada pertengahan Februari 2026.

Kuasa hukumnya, Deolipa Yumara mengungkapkan kondisi psikologis Fariz saat ini jauh lebih stabil dibanding sebelumnya.

"Kondisinya sehat, hidupnya tenang, enggak banyak persoalan. Jadi di penjara juga dia merasa lebih tenang," kata Deolipa di kawasan Depok, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026).

Walau harus menjalani masa kurungan selama setahun, Fariz disebut memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan perenungan.

Deolipa menambahkan, kliennya telah melewati fase penyesalan di awal perkara dan kini berupaya menata kembali arah hidupnya.

"Penyesalannya sudah di awal. Sekarang dia tinggal melanjutkan ke depannya seperti apa hidupnya nanti," ujar Deolipa.

Baca juga: Fariz RM Divonis 10 Bulan Penjara, Vonis Ringan Kasus Narkoba Keempat Tuai Sorotan

Fariz RM dijadwalkan bebas dalam waktu sekitar dua pekan mendatang.

Menurut Deolipa, tanggal kebebasan itu diperkirakan berada di antara 17, 18, atau 19 Februari 2026.

"Fariz RM itu bebas kemungkinan tanggal 17, 18, atau 19 Februari. Di antara tanggal itulah," jelasnya.

Kebebasan tersebut didapat setelah Fariz menuntaskan total hukuman satu tahun penjara.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan putusan 10 bulan penjara serta denda Rp 800 juta pada 11 September 2025 dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Karena denda itu tidak dibayarkan, Fariz harus menjalani tambahan dua bulan kurungan sebagai pengganti, sehingga total masa hukumannya genap satu tahun.

Setelah menyelesaikan hukuman, musisi berusia 67 tahun itu dipastikan tetap melanjutkan kiprahnya di dunia musik. 

Deolipa menegaskan komitmen Fariz terhadap profesinya tidak terhalang usia maupun persoalan hukum yang pernah dihadapinya.

"Namanya musisi dan komposer, itu memang pekerjaannya. Musisi itu enggak pernah ada pensiunnya, selalu panjang sampai mendekati kehidupan akhir," pungkasnya.
 

(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.