Tanya Ustaz: Bagaimana Hukum Berkata Kotor dan Kasar Saat Menjalankan Puasa di Bulan Ramadan?
Yonatan Krisna February 08, 2026 07:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Bulan Ramadan merupakan momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan serta perilaku. 

Namun, tidak sedikit orang yang masih terjerumus dalam kebiasaan berkata kotor atau kasar meskipun sedang berpuasa Ramadhan.

Lantas, bagaimana sebenarnya hukum berkata kotor dan kasar saat menjalankan puasa?

Simak penjelasan Ustaz Aris Widodo selaku dosen IAIN Surakarta, mengenai hukum berkata kasar saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan yang diulas dalam kanal YouTube Tribunnews.

Pertanyaan: 

Bagaimana hukum berkata kasar dan kotor saat masih menjalankan ibadah puasa Ramadhan?

Jawaban:

Dalam Islam, menjaga lisan adalah bagian penting dari kesempurnaan ibadah puasa.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum, melainkan juga menahan diri dari perkataan keji, dusta, serta perbuatan sia-sia.

Oleh karena itu, berkata kotor dan kasar termasuk perbuatan yang dapat mengurangi nilai pahala puasa.

Meski demikian, berkata kotor atau kasar tidak serta-merta membatalkan puasa.

Puasa tetap sah selama seseorang tidak melakukan hal-hal yang membatalkannya secara syariat, seperti makan, minum, atau berhubungan suami istri di siang hari.

Baca juga: Tanya Ustaz: Bagaimana Hukum Menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan Bagi Seorang Mualaf?

Namun, perilaku tersebut bisa membuat pahala puasa berkurang bahkan hilang, sehingga puasa hanya bernilai menahan lapar dan dahaga semata.

Oleh karena itu, pentingnya kita memperbanyak istighfar dan segera bertaubat jika terlanjur berkata tidak baik.

Selain itu, umat Islam dianjurkan untuk melatih diri menjaga ucapan, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, serta menghindari situasi yang memicu emosi.

Baca juga: Tanya Ustaz: Doa Apa yang Dianjurkan di Malam Lailatul Qadar saat Bulan Ramadhan?

Dengan kita menjaga lisan dan akhlak selama Ramadan, diharapkan ibadah puasa yang dijalani tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga bernilai sempurna di sisi Allah SWT.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Pradipta Maya Agustania/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.