Jakarta (ANTARA) - Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung Djordje Jovicic menekankan pentingnya mempersiapkan strategi dan taktik yang matang untuk menghadapi tim kuat Indonesian Basketball League (IBL) seperti Hangtuah Jakarta.
Menurut dia, kemenangan 77-57 dalam pertandingan IBL 2026, di Bandung Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu malam, itu berkat persiapan tim yang detail, sehingga bisa mengantisipasi berbagai pergerakan pemain dari lawan.
"Tim saya bermain dengan bagus. Maksudnya kami menjaga kecepatan dan bermain dengan pertahanan yang bagus," kata Jovicic seusai pertandingan.
Dia menjelaskan, kemenangan tersebut tidak terlepas dari kesiapan tim dalam membaca kekuatan lawan sejak sebelum pertandingan dimulai. Termasuk menentukan pendekatan permainan yang sesuai dengan karakter pemain yang dihadapi.
Lebih lanjut dia menjelaskan, Satria Muda selalu menempatkan aspek pertahanan sebagai fondasi utama sebelum mengembangkan pola serangan.
Tim pelatih terlebih dahulu menganalisis pola permainan lawan, potensi serangan, serta pemain kunci yang berpeluang memberikan ancaman di paint area maupun sisi luar perimeter.
Dalam laga itu, Yudha Saputera dan kawan-kawan memberi perhatian khusus kepada center Hangtuah, Rakeem Maleek Christmas, yang menjadi salah satu tumpuan serangan lawan.
Antisipasi terhadap pemain kunci dinilai penting agar tim tetap mampu mengontrol ritme pertandingan.
Jovicic menambahkan fleksibilitas strategi juga menjadi kunci menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi, terutama saat rencana awal tidak berjalan sesuai harapan.
"Kami telah menyiapkan berbagai rencana. Jika rencana A tidak berjalan, maka kami beralih ke rencana B, begitu seterusnya," ujar pelatih asal Serbia itu.
Dia menilai kesiapan taktik yang berlapis membuat timnya mampu tetap disiplin sepanjang pertandingan, sekaligus memanfaatkan kelemahan lawan untuk mengamankan kemenangan meyakinkan di kandang sendiri.
Pada kuarter terakhir atau keempat, tuan rumah mampu mengemas 18 poin, sedangkan lawan cuma tujuh angka, sehingga skor pertandingan ditutup dengan 77-57 untuk kemenangan telak skuad asuhan Djordje Jovicic.
Hasil tersebut membuat Satria Muda Pertamina Bandung bertengger di peringkat ketiga dan Hangtuah Jakarta di posisi kedua klasemen sementara IBL 2026, dengan sama-sama mengumpulkan total 13 poin.
Namun, Satria Muda masih menyisakan satu laga lebih banyak dibandingkan lawannya itu.







