TRIBUNMATARAMAN.COM, SUMENEP - Mandala Surya Atletik, klub pembinaan atlet yang fokus mengembangkan potensi di berbagai nomor atletik, berjaya dalam ajang RS BHC Run 2026.
Klub yang bermarkas di Tumpang Kabupaten Malang itu memborong dua medali emas dan satu perak dalam ajang yang berlangsung di Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep, Minggu (8/2/2026).
Menariknya, tiga medali itu didapat dari total empat atlet lari yang diboyong untuk mengikuti RS BHC Run 2026.
Artinya, hanya satu atlet yang tidak mendapatkan medali.
Medali emas didapat Kategori 5K Umum Putri lewat pelari andalannya, Dewi Aryanti Putri Wijaya, dengan catatan waktu 19,09 menit.
Medali emas lain dipersembahkan Risky Fahmi Ardiansyah untuk Kategori 5K Umum Putra dengan catatan waktu 16,14 menit.
Satu medali perak didapat Farel Saif Syabana dengan catatan waktu 17,17 menit.
"Memang ini sesuai target. Karena di atas kertas harusnya ya memang bisa juara," kata Sultan, pelatih Mandala Surya Atletik saat ditemui surya.co.id di sela acara.
Selain persiapan yang dilakukan jauh hari, ia menyebut ada pendekatan berbeda pada atlet jelang turun bertanding.
"Persiapan banyak dikasih jog straight aja. Jog straight itu lari jogging, habis itu kenceng lari jogging kenceng, itu aja dibanyakin untuk daya tahan," ucapnya.
Sementara untuk kecepatannya diberikan program turunan.
Latihan juga diatur, lebih sedikit dari nomor yang dilombakan. Misal turun di nomor 5 kilo meter, latihan cukup 4 kilo meter.
"Jadi kecepatannya atlet ini naik terus, naik terus sampe finish, itu bisa kenceng terus," terang Sultan.
Baca juga: Mila Karmila Juara Utama 8K Umum Putri BHC Run 2026, Lintasan Lari Menuju Mimpi Beternak Sapi
Berbeda dengan menu latihan yang melampaui nomor yang dilombakan, akan berefek lambat saat di perlombaan.
Hal lain yang juga disiapkan, mental bertanding.
Mental dijelaskan Sultan sering menjadi masalah untuk atlet usia muda. Terkadang bagus saat persiapan, namun drop ketika bertanding.
Di luar menyiapkan atlet untuk pertandingan. Sultan bercerita, Mandala Surya Atletik aktif menjaring bibit-bibit unggul sejak usia dini.
Klub yang dikelola secara pribadi oleh pasangan Hisyam Aluwaini dengan Darwati ini kerap mengadakan Porseni di tingkap SD.
"Nanti yang juara kami bawa ke Tumpang (home base). Nanti di Tumpang, makan, tempat tinggal kami sediakan secara gratis. Mereka hanya fokus latihan saja," terangnya.
Mandala Surya Atletik tetap memperhatikan pendidikan atlet binaannya yang saat ini berjumlah 17 atlet.
Mereka bekerja sama dengan berbagai sekolah mulai tingkat SMP hingga SMA.
"Jadi atlet ini dikasih kemudahan untuk online sekolahnya. Jadi mereka hanya fokus latihan di Tumpang," tegas Sultan.
Sultan yang memang putra dari pasangan Hisyam Aluwaini dengan Darwati menyadari, pembinaan usia muda yang murni dikelola swasta tantangan terbesarnya adalah biaya pembinaan.
"Tujuan kami untuk pembinaan atlet. Alhamdulillah sejauh ini selalu mendapat jalan dan kemudahan," pungkasnya.
(Khairul Amin/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik