Atap Pasar Godean Rusak Akibat Cuaca Ektsrem, Disperindag Sleman Segera Lakukan Perbaikan
Muhammad Fatoni February 09, 2026 12:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman segera memperbaiki kerusakan atap Pasar Godean seluas 80 meter persegi yang terdampak cuaca ekstrem.

Material pengganti atap telah diterima dan tim teknis telah diperintahkan untuk memulai pemasangan.

Perbaikan ini diprioritaskan untuk menjamin kenyamanan serta keamanan pedagang maupun pengunjung dari kebocoran saat musim penghujan. 

Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih, mengatakan penyempurnaan fisik ringan Pasar Induk Godean sudah dimulai sejak awal Februari ini, menggunakan anggaran bersumber dari APBD.

Penyempurnaan fisik pasar di Kelurahan Sidoagung ini juga diupayakan melalui bantuan tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mengatasi tampias sebelum pasar induk digunakan pada ulan Oktober 2025, dan saat itu sudah tertangani. 

"Untuk kebocoran di beberapa kios juga sudah tertangani. Jadi tidak benar jika ada informasi bahwa terkait atap Pasar Induk Godean dari awal operasional sampai saat ini belum teratasi," katanya, Minggu (8/2/2026). 

Setelah direvitalisasi ulang, pasar Godean resmi mulai ditempati pedagang sejak akhir Oktober 2025 silam.

Saat itu sempat terjadi penundaan pemindahan para pedagang, dari jadwal sebelumnya.

Hal ini karena sejumlah fasilitas dirasa belum siap terutama persoalan kerusakan talang dan kebocoran atap.

Kini setelah lebih kurang tiga bulan beroperasi, permasalahan atap masih saja terjadi.

Baca juga: Masjid Era Kolonial di Sleman Ini Genap Satu Abad, Konon Pernah Disinggahi Pangeran Diponegoro

Terus Disempurnakan

Menurut Mae, setelah beroperasional selama 3 bulan, sejauh ini operasional pasar Godean terus disempurnakan agar dapat memberikan kenyamanan dan keamanan baik bagi pengunjung maupun pedagang pasar.

Sedangkan permasalahan bocor dan kondisi air masuk karena tempias air hujan yang terbawa angin kencang akibat cuaca ekstrem dalam sebulan terakhir ini merupakan hal kasuistis yang memberikan dampak kerusakan lain pada atap.

Pihaknya pun telah berupaya perbaikanya menggunakan APBD. 

Namun perbaikan atap, tidak dapat cepat karena distributornya hanya ada di Bogor, Surabaya, dan Medan.

Pemkab Sleman telah memesan material ke distributor terdekat.

Material atap pengganti yang rusak, pada hari Minggu, 8 Februari dipastikan sudah diterima. 

"Sudah saya perintahkan tim teknis agar segera dipasang," terang dia. 

Ketua Tim Kerja Sarpras Perdagangan Tradisional, Heffi Sulistiyawan menyampaikan bahwa material atap pengganti telah diterima dan pada hari Senin (9/2/2025) akan segera dipasang.

Namun dalam pengerjaan pihaknya melihat kondisi cuaca. 

"Karena kemiringan atap hampir 90 derajat sehingga kalau dalam kondisi hujan, tidak mungkin dilakukan prmasangan atap pengganti," kata Iwan.

Menurut dia, kualitas bahan atap sudah bagus dan sama dengan yang dipesan hanya teknis pemasangannya sesuai teknis pemasangan atap bitumen. Adapun prioritas perbaikan atap saat ini dilakukan kurang lebih seluas 80 meter persegi.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.