Nasib Ibu Bhayangkari Pamer Kartu Sakti Saat Kena Razia Polisi, Berujung Minta Maaf
Reny Fitriani February 09, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id - Nasib ibu Byangkari pamer kartu anggota Bhayangkari atau kartu sakti saat razia, berujung dengan minta maaf.

Dikutip dari TribunJateng.com baru-baru ini, kelakuan Ibu Bhayangkari, Ria Fira Andriani disorot netizen gegara memamerkan kartu anggota Bhayangkari saat razia.

Ia menceritakan pengalamannya lolos razia dan polisi hanya senyum-senyum saat mengeluarkan 'kartu sakti'.

Usai postingannya viral ibu bhayangkari ini sudah menyampaikan permohonan maafnya.

Bhayangkari merupakan organisasi persatuan istri anggota Polri yang didirikan 17 Agustus 1949.

Baca Juga Kapolres Way Kanan dan Ketua Bhayangkari Beri Pembinaan Para Polwan

Tugas utamanya mendukung tugas Polri, meningkatkan kesejahteraan anggota serta pengabdian sosial ke masyarakat.

Dalam sebuah video yang beredar, Ria Fira Andriani menceritakan pengalamannya saat diberhentikan petugas kepolisian di kawasan Bundaran Tuju Juang 2.

Sambil tetap mengemudi, dia menyebut sedang terjadi razia oleh Polantas.

"Guys, ada razia guys di Bundaran Tugu Juang 2 And you know what? Aku diberhentiin. Dan aku keluarin ini. Sampai kebalik Ya kan, tuh," kata dia sambil memperlihatkan sebuah kartu yang diduga merupakan kartu anggota bhayangkari berikut sebuah STNK kendaraan.

Lanjut Ria Fira Andriani juga menggambarkan respons petugas yang menurutnya langsung bersikap ramah setelah melihat identitas Bhayangkari tersebut.

Dalam video itu, ia mengatakan bahwa Polantas hanya tersenyum saat ia memperlihatkan kartu tersebut.

"Polantasnya senyum-senyum aja. Ohh Bayangkari. Kayak gitu kan," kata dia menirukan reaksi petugas.

Namun karena seluruh dokumen lengkap dan masa berlaku SIM masih panjang, ia diperbolehkan melanjutkan perjalanan

"Untungnya SIM-nya juga masih hidup dan masih panjang, Jadi aman, kita lolos," tambahnya.

Ibu Bhayangkari Minta Maaf

Ujungnya Ibu Bhayangkari, Ria Fira Andriani menyampaikan permohonan maafnya di dampingi suaminya Bripka Rahmat Waliansen pasca-video bebas dari razia viral di media sosial.

Video tersebut diposting melalui akun Instagram pribadinya @vhea_walliansen pada Sabtu (7/2/2026).

Tampak Bripka Rahmat Waliansen mengenakan seragam dinas polisi, sementara Ria Fira Andriani mengenakan kemeja putih dan kerudung abu-abu.

Istri dari Bripka Rahmat Waliansen itu mengakui kesalahan atas konten yang menimbulkan kegaduhan.

Dalam klarifikasinya, Fira menegaskan tak ada maksud membanggakan diri memiliki kartu anggota Bhayangkari.

Diakhir video, Fira berjanji tak akan mengulangi perbuatan serupa

"Selamat malam, saya istri dari Bripka Rahmat Waliansen secara sadar saya memohon maaf kepada semua pihak atas postingan video saya di media sosial yang viral dan membuat gaduh,"

"Saya tidak bermaksud membanggakan diri dan tidak bermaksud menjatuhkan organisasi Bhayangkari dan Institusi Polri sekali lagi saya minta maaf," tutur Ria Fira Andriani didampingi suaminya, Bripka Rahmat Waliansen.

Terima Banyak Hujatan

Aksi yang dilakukan ibu Bhayangkara Ria Fira Andriani mendapat banyak hujatan dari netizen. Ada yang menyayangkan kenapa harus mengeluarkan kartu bhayangkari dan menjadikannya sebagai konten, padahal surat-surat yang dimiliki juga sudah lengkap.

Netizen mempertanyakan penyalahgunaan atribut Polri, pamer identitas hingga berpotensi mencederai kesetaraan di hadapan hukum.

Netizen juga mengomentari aksi Ria Fira Andriani yang merekam video sambil mengemudi dan diunggah ke media sosial. Sebab bisa membahayakan keselamatan dan melanggar lalu lintas.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.