BANGKAPOS.COM -- Viral video Insanul Fahmi diduga tengah dugem di sebuah klub malam.
Dalam video yang beredar, Insanul Fahmi terlihat tengah asyik bernyanyi bersama sejumlah teman, baik laki-laki maupun perempuan.
Mereka tampak saling merangkul sambil bernyanyi.
Insanul terlihat larut dalam suasana, bahkan berjingkrak mengikuti irama lagu.
Aksi tersebut memicu reaksi keras dari warganet, sebab selama ini Insanul dikenal dengan imej sebagai sosok lelaki saleh.
Menanggapi viralnya video tersebut, Insanul Fahmi lewat kuasa hukumnya, Tommy, menyampaikan klarifikasi.
Baca juga: Pernyataan Jerry Aurum Mantan Suami Denada, Menikah Tak Tahu Istri Punya Anak Ressa Rizky Rosano
Tommy menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
“Kalau video dugem video yang viral itu, saya sudah sampaikan ke Insanul juga, Insanul juga sudah melihat,” ujar Tommy.
Ia mengungkapkan, Insanul justru terkejut saat mengetahui video tersebut kembali beredar.
“Ia (Insanul) kaget ya, karena tuh video tuh video ulang tahun sudah 3 tahun yang lalu,” lanjutnya.
Menurut Tommy, video itu merupakan rekaman lama yang diambil dalam suasana perayaan ulang tahun, bukan aktivitas dugem seperti yang ramai ditudingkan.
“Jadi itu video udah video lama gitu loh. Jadi waktu ulang tahun dan itu enggak ada dugem waktu acara ulang tahun, enggak ada tuh dugem-dugem gitu,” jelasnya.
Ia menambahkan, aktivitas berjoget yang terlihat dalam video tersebut merupakan hal wajar dalam sebuah pesta ulang tahun.
“Ya namanya joget-joget biasalah waktu ulang tahun kan gitu,” katanya.
Penegasan itu, lanjut Tommy, merupakan pernyataan langsung dari Insanul Fahmi.
“Itu yang disampaikan Insanul. Jadi saya rasa nih enggak benar ya bilang katanya dugem dan lain-lain,” ucapnya.
Tommy juga menekankan bahwa acara tersebut merupakan perayaan ulang tahun teman Insanul.
“Itu perayaan ulang tahun temennya,” katanya.
Ia pun menyayangkan video lama tersebut kembali diangkat dan disebarkan dengan narasi yang dinilainya keliru.
Sebuah video kontroversial yang diduga kuat Insanul tengah berjoget bebas di sebuah klub malam viral.
Padahal selama ini, Insanul Fahmi dikenal dengan sosok yang 'religius', namun fakta ini membuat banyak orang tercengang.
Baca juga: Sosok Abdullah Alaydrus Suami Pedangdut Lady Rara, Berprofesi Pesulap dan Model, Keturunan Arab
Tak butuh waktu lama, video tersebut viral pertama kali di TikTok hingga banyak yang menyinggung nasib kedua istrinya, Inara Rusli dan Wardatina Mawa.
Melalui unggahan akun TikTok @sangmentari17, terlihat seorang pria berbusana kasual berada di tengah keramaian tempat hiburan malam.
Sosok itu tampak menikmati suasana sambil berjoget bersama pengunjung lain.
Rekaman tersebut kemudian dibagikan ulang oleh sejumlah akun hingga menuai ribuan komentar dan beragam tafsir dari publik.
Tak ingin polemik ini berlarut-larut, kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, angkat bicara terkait langkah hukum yang tengah disiapkan kliennya terhadap pihak-pihak yang menyebarkan video tersebut dengan narasi menyesatkan.
“Jadi saya rasa ini perlu kita tegaskan,” kata Tommy, dikutip Tribunnews dalam YouTube Intens Investigasi, Senin (9/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini Insanul masih fokus mengumpulkan sejumlah bukti sebagai dasar untuk menempuh jalur hukum.
Baca juga: Video : Istri Polisi Kini Langsung Minta Maaf, Sempat Sesumbar Punya Kartu Sakti saat Kena Razia
“Insanul masih mengumpulkan bukti-bukti untuk bisa melakukan upaya hukum nanti,” lanjutnya.
Langkah awal yang dipertimbangkan adalah melayangkan somasi kepada pihak terkait.
“Dengan cara mungkin kita lakukan somasi dulu. Orang yang posting itu dari mana? Kita pengin tahu dulu bagaimana,” ucap Tommy.
Menurutnya, beberapa bukti awal sudah berada di tangan tim kuasa hukum.
“Kita sudah ada beberapa (bukti) ya, beberapa kita sudah kumpulkan tadi Insanul sudah ngasih saya bukti-buktinya,” jelasnya.
Tommy menambahkan, bukti-bukti tersebut juga telah melalui proses verifikasi.
Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum bila ditemukan unsur pidana.
“Terus kita juga sudah verifikasi juga, nanti kita koordinasi juga dengan tentunya pihak kepolisian nanti kalau memang ini masuk unsurnya,” katanya.
Namun, jika unsur pidana belum terpenuhi, somasi tetap menjadi opsi awal.
“Kalau enggak, kita lakukan somasi dulu. Karena ini sudah mulai agak sedikit mengganggu ya,” ujar Tommy.
Saat disinggung soal kapan langkah hukum akan ditempuh, Tommy menyebut masih akan melakukan pertemuan lanjutan dengan kliennya.
“Kita besok masih mau ketemu sama Insanul lagi,” pungkasnya.