Antisipasi Banjir, Normalisasi Sungai di Kabupaten Sidoarjo Berlanjut
Titis Jati Permata February 09, 2026 04:32 PM

 

SURYA.co.id, SIDOARJO - Banjir masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Untuk mengantisipasinya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSA) terus melakukan normalisasi sungai di berbagai titik strategis. 

Sasaran utamanya adalah sungai-sungai besar dan kecil yang mengalami pendangkalan dan penyempitan. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk melakukan pengerukan. 

Keruk Sedimentasi Sungai

Pantauan SURYA.co.id, seperti yang sedang berjalan di sungai kawasan belakang Pabrik Gula (PG) Krembung, tepatnya di wilayah Mojoruntut, Kecamatan Krembung, Sidoarjo.

Alat berat bergerak mengeruk sedimentasi yang ada di sana, Senin (9/2/2026). 

Baca juga: 16 Ruas Jalan Rusak Di Sidoarjo, Pengerjaan Saat Hujan Dengan Metode Ini

“Hari ini kita melakukan normalisasi sungai di belakang PG Krembung karena sedimennya sudah sangat banyak. Kita perlu melakukan intervensi normalisasi supaya sungai kembali normal,” kata Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo M Mahmud saat meninjau lokasi pengerjaan. 

Target Rampung dalam Waktu Dekat

Menurut dia, pengerjaan di titik Mojoruntut ini ditargetkan mencakup aliran sungai sepanjang kurang lebih tiga kilometer.

Pihaknya optimistis pengerjaan di lokasi tersebut akan rampung dalam waktu dekat.

Kemudian alat berat dapat segera digeser ke titik lain yang membutuhkan penanganan serupa.

“Target kami dua sampai tiga hari lagi sudah selesai di sini. Setelah itu, kami akan berpindah ke lokasi yang lain secara simultan. Sasarannya sama, sungai-sungai yang mengalami pendangkalan,” tambahnya.

Jadwalkan Normalisasi di Empat Lokasi Berbeda

Selain di Krembung, Dinas PUBMSDA juga menjadwalkan normalisasi di empat lokasi berbeda mulai Selasa (10/2/2026). 

Diantaranya adalah normalisasi afvour Kajartrengguli di Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon. 

Kemudian normalisasi afvour Desa Wilayut, Kecamatan Sukodono. Juga dijadwalkan pengambilan sampah di MK Dam Dungus, kemudian lanjut proyek meratakan tanah di KDMP di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan. 

Manfaatkan Tanah Hasil Pengerukan Sedimen Sungai

Tanah hasil pengerukan sedimen dari normalisasi sungai ini tidak dibuang percuma. 

Dinas PUBMSA bersinergi dengan TNI melalui Kodim dan Koramil untuk memanfaatkan sedimen tersebut sebagai bahan pengurukan dalam program Karya Bakti TNI Terpadu (KDMP).

“Sedimen hasil normalisasi ini kami manfaatkan untuk menunjang pengurukan KDMP, bersinergi dengan rekan-rekan dari Kodim dan Koramil sehingga memberikan nilai manfaat lebih bagi masyarakat,” lanjutnya.

Hingga saat ini, disebutnya bahwa semua proyek normalisasi tidak ada kendala berarti di lapangan.

Pihaknya terus memantau progres harian, baik untuk perbaikan jalan maupun normalisasi sungai, agar berjalan sesuai perencanaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.