Polisi Ungkap Kronologi Pelajar SMK Tewas Akibat Hantam Lubang di Matraman
TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Seorang pelajar pengendara sepeda motor tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026).
Berdasarkan penyelidikan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Jakarta Timur, korban berinisial ASP (16) terjatuh usai kendaraan dikemudikannya menghantam lubang di Jalan Matraman Raya.
Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani mengatakan kejadian bermula ketika korban melaju dari arah Kampung Melayu menuju Senen, Jakarta Pusat.
"Ketika melintas di Jalan Matraman Raya dekat JPO Berlan wilayah Matraman (korban) kemudian mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal," kata Ojo saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).
Kala itu, sepeda motor berpelat B 4677 SGL yang dikemudikan korban mengalami out of control atau kehilangan kendali akibat menghantam lubang di tengah Jalan Matraman Raya.
Akibatnya ASP terjatuh dari kendaraan dan mengalami luka berat pada bagian kepala, remaja warga Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet itu meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Diduga karena terkena lubang dan berkendara tidak menggunakan helm, akibat kejadian tersebut pengendara mengalami luka pada bagian wajah dan kepala," ujar Ojo.
Awak media sudah berupaya mengonfirmasi kondisi ruas Jalan Matraman Raya yang rusak dan bergelombang kepada Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu.
Ruas Jalan Matraman Raya di Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur yang rusak akhirnya diperbaiki pada Senin (9/2/2026).
Warga sekitar, Roni mengatakan perbaikan dilakukan jajaran Sudin Bina Marga Jakarta Timur usai kasus kecelakaan pelajar berinisial AI meninggal dunia diduga akibat jalan rusak.
"Baru ditambal tadi setelah kejadian. Sebelumnya memang jalannya bergelombang agak panjang, dan ada legokan (amblas)," kata Roni di Jakarta Timur, Senin (9/2/2026).
Setidaknya terdapat dua titik jalan rusak di sekitar korban terjatuh di Jalan Matraman Raya yang ditambal jajaran Sudin Bina Marga Jakarta Timur agar, penambalan dilakukan menggunakan aspal.
Selain penambalan jajaran Sudin Bina Marga Jakarta Timur juga memberikan tanda pylox putih di sekitar area jalan rusak sebagai tanda agar lokasi nantinya dapat diperbaiki secara utuh.
"Sebenarnya sebelum kejadian sudah pernah ditambal, belum lama ini juga sudah ditambal. Tapi namanya musim hujan, jadi jalan rusak lagi, nanti ditambal lagi," ujarnya.
Roni menuturkan warga di sekitar lokasi kejadian tidak mengetahui pasti kronologi kasus kecelakaan mengakibatkan AI meninggal dunia, karena saat kejadian kondisi jalan sedang sepi.
Warga di sekitar lokasi baru mengetahui kejadian setelah korban terkapar di tengah ruas Jalan Matraman Raya, dan sepeda motor korban tergeletak pada radius sekitar dua meter dari jasad.
"Kalau sepeda motornya sih enggak hancur banget. Setangnya itu masih normal, enggak hancur atau bagaimana. Cuma kalau korban memang kondisinya luka di kepala," tuturnya.
Sebelumnya seorang pelajar pengendara motor tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Matraman, Jakarta Timur pada Senin (9/2/2026) sekira pukul 06.00 WIB.
Menurut warga sekitar korban berinisial AI yang merupakan siswa SMK tersebut tewas saat dalam perjalanan berangkat menuju sekolahnya di wilayah Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Belum diketahui pasti penyebab kejadian, namun diduga korban terjatuh akibat kondisi Jalan Matraman Raya yang rusak dan bergelombang karena di sekitar lokasi AI tergeletak terdapat bekas tambalan.