TRIBUN-MEDAN.com - Cristiano Ronaldo diancam diusir dari Liga Arab Saudi terkait aksi boikot yang dilakukannya terhadap klubnya Al Nassr.
Hubungan antara Cristiano Ronaldo dan Liga Arab Saudi memang sedang memanas.
Sang superstar Portugal menjalankan aksi mogok bermain untuk Al Nassr.
Alasan Ronaldo mangkir dari lapangan hijau adalah sebagai bentuk protes terhadap PIF (Public Investment Fund), badan pengelola kekayaan negara Arab Saudi yang menaungi empat klub elite Liga Pro: Al Hilal, Al Nassr, Al Ittihad, dan Al Ahli.
Baca juga: JADWAL Lengkap Championship Putaran 3 Pekan Ini, Persipura Vs Barito, PSMS Medan Vs Sumsel United
Dia merasa PIF terlalu berpihak kepada Al Hilal dan Al Ittihad soal sokongan investasi di bursa transfer.
Sementara Al Hilal dan Al Ittihad mendatangkan rekrutan top macam Karim Benzema dan Youssef En-Nesyri pada bursa Januari 2026, Al Nassr cuma menggaet dua pemain gratisan.
Kejadian tersebut merupakan puncak dari kekesalan Ronaldo yang melihat klubnya seperti dianaktirikan selama ini.
Ronaldo mulai 'menghilang' saat menghadapi Al Riyadh dalam pekan ke-20 Liga Arab Saudi 2025-2026.
Baca juga: Liga Inggris - Liverpool Kalah Kena Comeback Atas Man City, Arne Salahkan Wasit
Kemudian si pemilik lima Ballon d'Or kembali absen dalam duel kontra Al Ittihad pada Jumat (6/2/2026)
Ronaldo telah mendapatkan teguran dari penyelanggara Liga Arab Saudi setelah mangkir dari lapangan hijau.
Namun, jebolan akademi Sporting CP itu tak peduli dan tetap memberontak.
Sikap Ronaldo mendapat kritik keras dari jurnalis yang sangat dihormati di Arab Saudi, Waleed Al-Faraj.
Baca juga: Guardiola Minta Gol Ketiga Man City Disahkan, Bela Bintang Liverpool, Kecewa Keputusan Wasit
"Cristiano Ronaldo harus tahu tempatnya. Negara ini bernama Arab Saudi, bukan Arab Ronaldo," kata dia seperti dikutip BolaSport.com dari Diario Sport.
"Dia mencampuradukkan peran sebagai duta besar dengan peran sebagai pelatih."
"Dirinya telah menjadi kekecewaan besar."
"Dia adalah seorang karyawan, mendapatkan gaji jutaan dan melebihi dari yang pernah didapatkanya di Eropa, jadi ia harus menghormati Liga atau pergi saja," pungkas Al-Faraj.
Aksi mogok Ronaldo juga mengundang reaksi dari CEO Al Hilal, Esteve Calzada.
Dia menjabarkan soal perihal transfer Benzema ke klubnya.
"Al Hilal adalah klub paling kuat di Arab Saudi," tutur Calzada.
"Kami memiliki tiga sumber pendanaan untuk transfer: penjualan merchandise, program pemerintah untuk menarik pemain-pemain besar, dan sang pangeran,” ucap mantan agen FIFA itu.
Ronaldo sendiri jadi sosok berpengaruh bagi Liga Arab Saudi.
Si pemilik lima ballon d'Or bagaikan magnet bagi pemain-pemain top.
Sejak Ronaldo gabung dengan Al Nassr pada 2023, sejumlah pesepak bola bintang dari Eropa ikut hijrah ke Negeri Minyak.
Tak hanya jadi ikon, Ronaldo juga membuktikan kualitasnya di atas lapangan meski telah berusia kepala empat.
Dia telah mencatatkan total 117 gol dalam 133 penampilan selama tiga tahun memperkuat Al Nassr.
Untuk musim 2025-2026 yang sedang berjalan, Ronaldo mengukir 18 gol dari 22 laga di semua ajang.
Ronaldo menempatkan Al Nassr di posisi kedua klasemen dengan raihan 49 poin, tertinggal hanya satu angka dari Al Hilal selaku pemuncak tabel.
(Tribun-Medan.com)