Pelatih Persija Akui Arema FC Tampil Lebih Efektif: Mereka Punya Transisi yang Bagus
Hasiolan Eko P Gultom February 09, 2026 05:57 PM

Pelatih Persija Akui Arema FC Tampil Lebih Efektif: Mereka Punya Transisi yang Bagus

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza menilai anak asuhnya tampil cukup baik meski harus menelan kekalahan dari Arema FC dengan skor 0-2.

Usai laga, Mauricio turut menyoroti beberapa keputusan wasit, salah satunya terkait dengan pelanggaran keras kepada Witan di area kotak penalti Arema FC.

Ia heran mengapa pelanggaran tersebut tidak ditinjau ulang melalui VAR, sementara gol dari Gustavo Almeida ditinjau hingga akhirnya dianulir karena dinyatakan offside.

Baca juga: Persija Jakarta Keok 0-2 dari Arema FC, Mauricio Souza Akui Penerapan Strateginya Kurang Efektif

“Ada beberapa situasi. Di babak pertama terjadi pelanggaran yang cukup jelas di wajah Witan, tetapi tidak dicek. Namun saya rasa pertandingan tetap berjalan normal. Saya juga tidak bisa melihat dengan jelas gol yang dianulir,” ujar Mauricio usai laga di SUGBK, Senayan, Jakarta, Minggu (8/2/2026).

Terlepas dari keputusan wasit, Mauricio mengaku puas dengan performa timnya.

Pelatih asal Brasil tersebut menyebut Persija konsisten dalam menguasai bola, mencari ruang kosong, dan membangun koneksi permainan sehingga mampu menciptakan sejumlah peluang.

Sementara ia juga menilai Arema FC bermain lebih baik dengan mengandalkan serangan balik.

Seperti diketahui, dua gol Arema FC yang diciptakan oleh Gabriel Silva pada menit ke-82 dan 90+11, keduanya bermula dari serangan balik.

“Kami menghadapi tim yang sangat kuat secara teknis. Mereka memiliki transisi yang bagus dan pemain seperti Dalberto yang kuat serta memiliki kemampuan dribble yang baik. Arema lebih mengandalkan serangan balik, sementara kami terus mencoba menyerang,” jelasnya.

Secara statistik, Persija disebut Mauricio unggul dalam penguasaan bola dan jumlah operan.

Namun ia menegaskan bahwa efektivitas tetap menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.

“Kami mencatat ratusan operan, jauh lebih banyak dari lawan. Tetapi dalam sepakbola yang terpenting adalah mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Itu yang tidak bisa kami lakukan, sementara lawan berhasil,” katanya.

Dengan kekalahan ini, Persija masih tertahan di peringkat ketiga dengan mengemas 41 poin dari 20 laga.

Tak hanya itu, hasil ini juga sekaligus membuat gap antara Persija dengan Persib Bandung yang berada di puncak kalsemen berjarak enam poin.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.