TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pelajar SMKN 34 Jakarta, Aldi Surya Putra, tewas dalam kecekaan di Jalan Matraman Raya, Matraman, Jakarta Timur.
Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi pada Senin (9/2/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Paman korban, Cecep, mengaku syok ketika mengetahui keponakannya meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
"Setelah tahu info, ya saya lagi bawa kendaraan ya saya juga agak kaget, agak syok gitu. Jadi kita kan nggak tahu kronologi, tahu-tahu dia yang terkapar itu ternyata ponakan saya," kata Cecep di rumah duka di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
Cecep belum mengetahui secara detail kronologi kecelakaan yang dialami Aldi.
Ia hanya menyebutkan bahwa saat itu Aldi sedang dalam perjalanan ke sekolah tempat korban menempuh pendidikan.
"(Hendak) ke sekolah. SMA kelas dua dia. Memang bawa kendaraan sendiri," ungkap Cecep.
Saat jenazah Aldi tiba di rumah duka, kedua orangtua korban tak sanggup menahan kesedihan.
Ayah dan ibu Aldi menangis histeris saat keranda yang membawa jenazah anaknya diturunkan dari mobil ambulans dan dibawa ke musala untuk disalatkan.
Ibunda Aldi tampak lemas dan harus dibopong warga untuk bisa berjalan.
Saat ini, jenazah Aldi telah dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, korban terjatuh setelah motor yang dikendarainya diduga menghantam jalan berlubang.
"Sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara lalu diduga pengendara ini terperosok akibat jalan berlubang," kata Budi kepada wartawan.
Korban yang berstatus sebagai pelajar mengalami luka di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Budi menuturkan, polisi masih menyelidiki ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa kecelakaan tersebut.
"Ini masih dalam pendalaman. Artinya faktor kecelakaan lalu lintas itu ada faktor pengendara, ada faktor cuaca, ada faktor kendaraan tersebut, serta faktor sarana prasarana yaitu jalan," tutur Kabid Humas.