TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Nasib nahas dialami Apris Oreza (24), warga Desa/Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Ia ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat menyelam untuk mencari ikan di kubangan bekas tambang galian C.
Peristiwa tersebut terjadi di area bekas tambang galian C di Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Senin (9/2/2026).
Kapolsek Rogojampi, Kompol Imron, mengatakan korban berangkat menyelam bersama dua rekannya untuk mencari ikan.
“Korban berangkat menyelam mencari ikan bersama dua temannya,” kata Imron.
Baca juga: Lima Kios Pasar Loak di Banyuwangi Terbakar, Dua Motor Ikut Hangus
Dua rekan korban masing-masing bernama Dhani Prada dan Aulia Triyoga, yang juga berasal dari Desa Songgon. Kepada petugas, keduanya mengaku datang ke lokasi bekas galian C untuk menyelam mencari ikan nila dengan cara dipanah.
Ketiganya berangkat dari Songgon sekitar pukul 02.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar satu jam kemudian. Setibanya di lokasi, mereka langsung menyelam.
Saat menyelam, ketiganya tidak menggunakan alat keselamatan seperti pelampung. Untuk penerangan, mereka hanya mengandalkan senter kepala.
Beberapa menit setelah menyelam, dua saksi telah mencapai tepi kubangan. Namun, mereka melihat cahaya senter di bagian tengah kubangan yang tidak bergerak.
“Setelah menyelam beberapa menit, dua saksi sampai di tepi. Mereka melihat ada cahaya senter di tengah yang tidak bergerak,” ujar Imron.
Merasa curiga, salah satu saksi mendekati sumber cahaya tersebut dan mendapati korban dalam kondisi tenggelam.
Baca juga: Tandang Bareng Cari Solusi Bersama, Bupati Ipuk dan Kapolresta Banyuwangi Cangkruan Bareng Warga
Saksi sempat berupaya menolong korban, namun kaki korban diketahui tersangkut ganggang di dasar kubangan.
“Saksi berusaha menolong tetapi kaki korban tersangkut ganggang. Karena terlalu lama menyelam, saksi tidak kuat lalu menepi dan meminta pertolongan warga setempat,” jelasnya.
Aparat kepolisian menerima laporan adanya warga tenggelam pada pagi hari. Bersama warga dan petugas terkait, polisi kemudian mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.