Janji Tak Terkabul Mendiang Wabup Klaten Benny ke Sang Ibunda, Umroh Sekeluarga Pasca Sembuh
Vincentius Jyestha Candraditya February 09, 2026 08:11 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Janji Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto untuk memberangkatkan keluarga umrah setelah sembuh dari sakit tak pernah terwujud. Rencana itu disampaikan almarhum kepada sang ibunda melalui pesan suara saat menjalani perawatan di rumah sakit, sebelum akhirnya berpulang.

Orang tua almarhum, Hariyanto, mengungkapkan janji tersebut saat ditemui usai pemakaman. Ia mengenang komunikasi terakhir putranya yang berisi harapan sederhana: bisa kembali sehat dan berangkat umrah bersama keluarga.

"Nek (kalau) janji sama mamanya," ujar Hariyanto.

Janji itu disampaikan Benny melalui voice note dari rumah sakit. Dalam pesan tersebut, ia berharap dapat segera pulih agar bisa menunaikan ibadah umrah bersama orang tua dan keluarga.

"Voice note, itu yaitu kalau nanti sudah sembuh mau umrah bersama-sama keluarga gitu," ujarnya.

TAK PERNAH SAKIT - Ayah Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Hariyanto (menggunakan peci di tengah) saat menggendong sang cucu dalam prosesi pemakaman Benny Indra Ardhianto, di Klaten, Jawa Tengah, Minggu (9/2/2026). Menurutnya, perawatan di rumah sakit Kariadi Semarang yang dijalani Benny menjadi pengalaman opname pertama sepanjang hidup sang anak.
TAK PERNAH SAKIT - Ayah Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Hariyanto (menggunakan peci di tengah) saat menggendong sang cucu dalam prosesi pemakaman Benny Indra Ardhianto, di Klaten, Jawa Tengah, Minggu (9/2/2026). Menurutnya, perawatan di rumah sakit Kariadi Semarang yang dijalani Benny menjadi pengalaman opname pertama sepanjang hidup sang anak. (TribunSolo.com/Zharfan Muhana)

Selain janji kepada keluarga, Benny juga masih menyimpan cita-cita besar sebagai Wakil Bupati Klaten.

Ia ingin menuntaskan amanah jabatan dengan merealisasikan visi dan misi yang telah dijanjikan kepada masyarakat saat kampanye.

"Ya, cita-citanya itu kalau besok itu jadi (Wakil Bupati) ya harus bisa menyukseskan, merealisasikan visi-misinya," jelasnya.

Menurut Hariyanto, sang anak berkomitmen menjalankan 10 program prioritas yang telah disusun. Benny merasa memiliki tanggung jawab untuk menepati janji politiknya selama lima tahun masa jabatan.

"Dia berpikirnya ya itu karena sudah janji waktu kampanye, ya harus di realisasikan selama 5 tahun gitu," ucap Hariyanto.

Baca juga: Fakta Mengejutkan! Tak Pernah Sakit Seumur Hidup, Wabup Klaten Benny Opname Pertama Lalu Meninggal

Namun, takdir berkata lain. Belum genap satu tahun menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten, Benny harus berpulang.

"Baru 1 tahun tanggal 20, kan pelantikan Februari. Ini Allah sudah menghendaki lain," ujarnya.

Sebagai orang tua, Hariyanto mengaku berusaha ikhlas menerima kepergian anak semata wayangnya. Ia meyakini kepergian Benny adalah takdir yang tidak bisa dihindari siapa pun.

Baca juga: Sebelum Wafat Wabup Klaten Benny Tak Bisa Dibesuk Saat Dirawat di RS, Sang Ayah Sampai Memohon

"Ya kita sebagai orang tua, bagaimana juga ya harus sering ikhlas," tambahnya.

Menurutnya, kepergian Benny menjadi pengingat bahwa segala sesuatu telah diatur oleh Tuhan.

"Karena sudah takdir, siapapun tidak bisa melawan takdir. Cuman berdoa ya, semoga anak saya meninggal dalam keadaan husnul khotimah," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.