Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah alat berat di TPA Putri Cempo mengalami kerusakan.
Akibatnya, truk sampah harus mengantre mengular panjang hingga ke permukiman untuk bisa membuang sampah, Senin (9/2/2026).
Salah satu petugas, Ade Fajar, mengungkapkan sudah semingguan ini antrean mengular panjang.
Hal ini menghambat pengangkutan sampah.
“Semingguan. Tempatnya nggak ada. Alat beratnya rusak untuk mendorong. Ya iya jadi terhambat,” ungkapnya.
Baca juga: Volume Sampah Sukoharjo Capai 250 Ton Per Hari, Sebagian Dikirim ke PLTSa Putri Cempo Solo
Sekitar pukul 15.00 antrean terjadi hingga Jalan Pelangi Selatan.
Pada pagi hari sekitar pukul 08.00 antrean bahkan terjadi hingga Ring Road.
“Biasanya kan 2 kali. Pagi tadi sampai Ring Road. Sekitar jam 8. Molor. Biasanya 2-3 jam, sekarang belum ngambil lagi,” jelasnya.
Salah satu petugas, Cahya, bahkan mengaku sudah mengantre sejak pukul 10.00 WIB.
Menjelang sore hari ia bahkan belum bisa membuang sampah yang diangkutnya.
“Jam 10.00 ini hampir jam 16.00,” tuturnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo Herwin Tri Nugroho menjelaskan saat ini alat berat di TPA ini memang tidak memadai. Kerusakan sejumlah alat berat membuat antrean ini terjadi.
“Semuanya terkendala di ketersediaan alat berat. Kami sedang mengajukan agar bisa mendatangkan alat berat yang dibutuhkan. Karena ada area yang dipersiapkan untuk menempatkan sampah yang setiap hari datang ke Putri Cempo. Saat ini alat yang ada di Putri Cempo itu belum memadai,” jelasnya. (*)