TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIPAYUNG – Akses vital yang menghubungkan Kota Depok dan Kabupaten Bogor di Jalan Pemuda, Kampung Pulo, Kelurahan Cipayung Jaya, kini dalam kondisi kritis.
Kerusakan pada pondasi jembatan membuat kendaraan roda empat dilarang melintas demi keamanan, sehingga warga mendesak perbaikan segera.
Lurah Cipayung Jaya, Susniawati, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan langsung bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Baca juga: BPJS PBI Depok Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, Ini Cara Mengatasinya
Mengingat sifatnya yang mendesak, perbaikan diusulkan menggunakan dana Biaya Tak Terduga (BTT).
Pihak kelurahan dan konsultan saat ini tengah menghitung estimasi biaya yang diperlukan untuk mengembalikan fungsi jembatan yang menjadi nadi transportasi warga setempat tersebut.
Prioritas Warga di Tengah Proyek Tol
Meskipun area tersebut direncanakan masuk dalam kawasan proyek jalan tol yang mungkin akan membangun underpass atau flyover, pemerintah setempat tetap memprioritaskan perbaikan jembatan dalam jangka pendek.
Nia, sapaan akrab sang Lurah, menyatakan bahwa kebutuhan harian warga tidak bisa menunggu kepastian proyek tol yang belum memiliki jadwal pasti.
“Memang nantinya itu menjadi perlintasan tol, kemungkinan akan ada underpass atau fly over, tetapi saya belum mendapatkan informasi pasti dari pihak tol. Yang jelas, kebutuhan warga saat ini sudah sangat mendesak,” tegasnya.
Saat ini, Dinas PUPR Kota Depok sedang menyiapkan tahap awal berupa pengajuan Detail Engineering Design (DED). Dokumen teknis ini akan menjadi dasar sebelum pengerjaan fisik dimulai.
“Jadwal pengerjaannya memang belum ada, tetapi akan segera dibuatkan rencana pengajuan DED dan tahapan selanjutnya,” tutup Nia.
Hingga perbaikan selesai dilakukan, pengendara mobil diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan di sekitar Kampung Pulo.