TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, beberapa ruas jalan dengan status jalan provinsi di Blora bakal diperbaiki.
Hal itu menindaklanjuti instruksi dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang beberapa waktu lalu menyebut fokus jelang mudik lebaran 2026 yaitu perbaikan infrastruktur jalan.
Diketahui, salah satu ruas jalan yang kondisinya rusak, berlubang yakni di ruas jalan Kunduran - Ngawen - Blora.
Baca juga: Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Brebes, AKP Rozaq Ajak Pelajar Tertib Berlalu Lintas
Baca juga: Terinspirasi Kuliah Hukum, Ika Seduh Kopi Temanggung Bermenu Undang-undang
Ketua Kelompok Kerja Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Purwodadi, Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Umar, mengatakan belum bisa memastikan kapan perbaikan jalan berlubang akan dilaksanakan.
Mengingat, kondisi cuaca saat ini yang masih sering hujan. Kendati demikian, pihaknya akan menjalankan instruksi dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terkait target perbaikan jalan jelang lebaran.
"Untuk penanganan yang sifatnya sementara, kita punya target, dawuh dari Pak Gubernur h-30 lebaran harus sudah clear."
"Tapi kita juga melihat kondisi cuaca kayak gini, saya juga belum berani menjawab kepastiannya. Cuma kita tetap usahalah dengan teman-teman di lapangan," jelasnya, kepada tribunjateng.com, Senin (9/2/2026).
Lebih lanjut, pihaknya mengatakan akan segera melakukan penambalan di titik ruas jalan yang berlubang.
Hal itu untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan, akibat kondisi jalan berlubang.
"Apapun yang di lapangan ya tetap kita tangani jangan sampai terjadi kecelakaan karena jalan rusak," terangnya.
Sembari menunggu cuaca mendukung, Umar menyebut telah bekerjasama dengan Satlantas Polres Blora, untuk memasang beberapa rambu-rambu peringatan agar berhati-hati banyak jalan berlubang.
"Sementara kita juga sudah pasang rambu-rambu, karena penanganan belum juga bisa optimal di lapangan, kita masih bisanya baru memasang rambu-rambu untuk hati-hati banyak jalan berlubang, bergelombang yang tentunya kalau tidak waspada, dan tidak hati-hati resikonya tentu akan membahayakan pengguna jalan sendiri," terangnya.
Umar menyampaikan ketika nanti cuaca mendukung, akan segera dilakukan perbaikan jalan yang sifatnya sementara, sesuai target dari Gubernur Jateng, sebelum lebaran jalan rusak sudah diperbaiki.
"Kepinginnya seperti itu, tapi kalau sebelum Lebaran kan yang paling cepat aspal. Kalau pakai beton kan enggak mungkin, umur beton saja 21 sampai 24 hari. Jadi paling enggak kan kita pakai aspal."
"Kalau memang cuacanya sudah mendukung, segera kita aspal untuk sementara dulu, biar jalannya aman dulu. Aman artinya tidak ada lubang. Kalau nyamannya saya belum bisa menjanjikan, kalau nyaman itu kan kaitannya dengan gelombang, amblesan itu, kan gitu," jelasnya.(Iqs)