Pasar Slogohimo Wonogiri Ditargetkan Ditempati Desember 2026, Proses Tender Mulai Februari
Vincentius Jyestha Candraditya February 09, 2026 09:27 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Harapan agar Pasar Slogohimo kembali hidup semakin mendekati kenyataan.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri menargetkan pembangunan pasar yang terbakar pada 2023 itu rampung tahun ini, sehingga Desember mendatang para pedagang sudah bisa kembali menempati kios mereka.

Sekretaris Daerah Wonogiri FX Pranata menyebut dokumen Detail Engineering Design (DED) pembangunan pasar telah rampung.

Baca juga: Area Pasar Slogohimo Wonogiri yang Terbakar Jadi Tempat Pembuangan Sampah, Picu Bau tak Sedap

Pemkab Wonogiri menargetkan proses tender dimulai awal Februari, sehingga kontrak pembangunan bisa berjalan pada Maret atau April mendatang.

"Harapannya Desember bisa ditempati, atau malah sebelum itu bisa ditempati teman-teman pedagang," kata FX Pranata.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan pasar setelah pembangunan selesai tetap diperuntukkan bagi pedagang lama yang sebelumnya berjualan di lokasi tersebut.

"Artinya yang menempati teman-teman pedagang yang sebelumnya sudah ada di sana. Mungkin ada sedikit penyesuaian," beber dia.

Anggaran Rp17 Miliar

Pasar Slogohimo yang mengalami kebakaran hebat pada September 2023 silam dijadwalkan mulai dibangun pada 2026. 

Pemkab Wonogiri telah menyiapkan anggaran sekitar Rp17 miliar untuk merealisasikan pembangunan tersebut.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengatakan pembangunan pasar menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi masyarakat segera pulih.

"Anggarannya sekira Rp 17 miliar," jelasnya.

Baca juga: POTRET Truk Snack Terjun ke Sungai Slogohimo Wonogiri, Kardus Mengapung di Antara Lumpur dan Bambu

Ia menuturkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdag & KUKM) Wonogiri telah bersepakat mempercepat pembangunan pasar tersebut.

Sejak kebakaran terjadi hingga kini, para pedagang masih menempati pasar darurat. Pemerintah berharap pembangunan pasar permanen bisa menghidupkan kembali perputaran ekonomi di kawasan Slogohimo.

"Secepatnya akan kita bangun Pasar Slogohimo. Akhir tahun ini harapan kami sudah bisa ditempati," jelasnya.

Selama proses pembangunan berlangsung, kemungkinan relokasi pedagang dari pasar darurat yang berada di depan bangunan pasar juga akan dilakukan agar proyek berjalan lancar.

Dengan target tersebut, para pedagang dan masyarakat Slogohimo kini menanti kembalinya pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi yang sempat lumpuh akibat kebakaran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.