SURYA.CO.ID, SURABAYA - Persebaya Surabaya tidak hanya membawa pulang tiga poin dari markas Bali United, Sabtu (7/2/2026), tetapi juga mencatatkan debut positif bek anyar mereka, Gustavo Fernandes.
Penampilan perdana pemain asal Brasil itu langsung memberi dampak signifikan bagi lini pertahanan Bajol Ijo.
Masuk pada babak kedua menggantikan Malik Risaldi, Gustavo berduet dengan Leo Lelis dan Risto Mitrevski di jantung pertahanan
Kolaborasi tersebut terbukti solid dalam meredam tekanan tuan rumah yang berusaha bangkit.
Baca juga: Persebaya Surabaya Dekati 4 Besar Serangan Balik Mematikan Jadi Senjata
Untuk diketahui, Gustavo Fernandes menjadi salah satu dari empat pemain asing baru yang didatangkan Persebaya di putaran kedua musim 2025/2026.
Bersama Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Pedro Matos, ia diharapkan memperkuat skuad Bajol Ijo yang tengah berambisi menembus papan atas.
Debut Gustavo berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta saat Persebaya menundukkan Bali United 3-1.
Masuk sebagai pemain pengganti, ia langsung menunjukkan kualitasnya dengan disiplin menjaga lini belakang.
Statistiknya mencatat 1 blok, 8 clearance, dan 4 intersep. Angka ini menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga pertahanan tetap solid.
Baca juga: Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares Menyala: Francisco Rivera Bongkar Rahasia Bajul Ijo
“Merupakan kebahagiaan yang besar dapat debut dalam pertandingan hari ini, dan kebahagiaan yang lebih besar lagi dapat pulang dengan kemenangan. Saya sudah merindukan suasana ini dan berada di lapangan membantu tim,” ujarnya dikutip SURYA.co.id dari laman Persebaya
Kehadirannya melengkapi duet Leo Lelis dan Risto Mitrevski yang sudah tampil konsisten.
Kombinasi ketiganya membuat lini belakang Persebaya semakin tangguh.
Persebaya sendiri melakukan perombakan besar di putaran kedua.
Enam pemain dilepas, termasuk Dejan Tumbas dan Diego Mauricio, lalu mendatangkan tiga pemain lokal: Adre Arido, Riyan Ardiansyah, dan Ahmad Mujtaba Ilham Akbar.
Perubahan ini dilakukan untuk memperkuat skuad menghadapi sisa musim.
Bernardo Tavares menilai kehadiran pemain baru memberi energi segar.
Atmosfer tim juga semakin kondusif dengan persaingan sehat antar pemain.
Dengan catatan tak terkalahkan 13 laga, Persebaya kini berada di posisi kelima klasemen dengan 35 poin.
Baca juga: Persebaya Surabaya Curi Poin di Bali, Alfan Suaib Jadi Contoh Sukses Pemain Muda
Setelah kemenangan atas Bali United, Persebaya langsung mengalihkan fokus ke laga kandang berikutnya melawan Bhayangkara FC pada Sabtu (14/2/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo.
Absennya Milos Raickovic dan Pedro Matos karena akumulasi kartu kuning menjadi tantangan bagi Bernardo Tavares.
Kehadiran Toni Firmansyah menjadi solusi di lini tengah.
Gelandang muda ini semakin matang dan siap menggantikan peran Raickovic.
Francisco Rivera juga masih akan menjadi motor serangan.
Kreativitasnya di lini tengah diharapkan mampu membuka ruang bagi lini depan.
Duet Risto Mitrevski dan Leo Lelis tetap menjadi andalan di lini belakang.
Dengan tambahan Gustavo Fernandes, lini pertahanan Persebaya semakin berlapis.
Bhayangkara sendiri datang dengan ambisi bangkit setelah menambah pemain asing baru.
Paul Munster menegaskan timnya siap tampil lebih agresif.
Pertandingan ini akan menjadi ujian konsistensi bagi Bajol Ijo.
Dukungan penuh Bonek dan Bonita di Stadion GBT akan menjadi energi tambahan.
Persebaya optimistis bisa meraih hasil maksimal di kandang sendiri.