Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan di jalur tengkorak pulau Dewata. Bagian kepala bus itu ringsek.
Bus PHJ Trans dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal di kawasan hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), tepatnya di Kelurahan Gilimanuk, Melaya, Jembrana, Bali.
Bus berpelat nomor B 7079 VGA itu ringsek setelah menghantam pohon di Jalan Denpasar-Gilimanuk yang dikenal juga sebagai jalur tengkorak.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 Wita di wilayah Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Saat itu, bus tengah melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Pelabuhan Gilimanuk).
Kanit Lantas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel, mengungkapkan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 Wita pada Senin (9/2/2026). Bus yang melaju dari arah Denpasar menuju Pelabuhan Gilimanuk itu semula hendak menghindari pohon tumbang yang menghalangi jalan.
"Pengemudi berusaha menghindari pohon tumbang tersebut. Namun, kendaraan justru terperosok ke bahu jalan sebelah kiri dan menghantam pohon perindang lainnya," ungkap Kukuh Emanuel saat dikonfirmasi detikBali, Senin.
Benturan keras mengakibatkan bus tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Bagian kap atas depan bus hancur. Tak hanya itu, kaca pintu dan jendela di sisi kiri bus pecah total.
Meski begitu, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut.
"Sopir Hendri Setya Budi (40) asal Bondowoso dan kondektur Sugono (43) asal Bondowoso dinyatakan sehat (selamat)," tegas Kukuh.
Polisi bersama petugas terkait langsung melakukan evakuasi terhadap bus dan pembersihan material pohon tumbang di jalur utama logistik Bali tersebut.
"Saat ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian telah kembali normal setelah upaya evakuasi dan pembersihan material pohon dilakukan," pungkas Kukuh.







